Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Chriesty Barends, menyerahkan 3.000 bibit rempah kepada petani di Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai upaya mendukung pengembangan perkebunan rakyat sekaligus memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.
"Kita harus melihat sumber daya dan aset di wilayah masing-masing sebagai sumber pendapatan ekonomi," ujar Mercy saat diskusi publik dan jaring aspirasi bertema "Cengkeh, Pala, dan Petani Rempah: Merawat Warisan Leluhur, Menggerakkan Ekonomi Kepulauan di Maluku" di Negeri Liliboi, Kabupaten Maluku Tengah, dikutip Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri petani cengkih, petani pala, penangkar bibit, serta penyuluh pertanian. Dalam forum itu, para petani menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan produktivitas, pemasaran hasil perkebunan, hingga dukungan terhadap keberlanjutan usaha tani.
Menurut Mercy, pengembangan komoditas rempah tidak cukup hanya berfokus pada budidaya tanaman. Ia menilai perlu ada penguatan pada sektor pengolahan hasil serta pemanfaatan teknologi digital agar akses pasar produk rempah semakin luas.
"Saya mendorong keras penyuluh pertanian di Kecamatan Leihitu Barat untuk bersama-sama masyarakat mulai menghitung nilai keuntungan dusun, tidak saja bagi para petani, tetapi juga bagi semua sektor yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Mercy mengajak pemerintah desa, pelaku usaha, badan usaha milik negara (BUMN), serta sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk bersama-sama mendukung pengembangan komoditas rempah di Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, Mercy menyerahkan sebanyak 3.000 bibit yang terdiri atas 1.500 bibit cengkih dan 1.500 bibit pala. Ia berharap bantuan itu dapat memperkuat budidaya tanaman rempah, menjaga keberlanjutan komoditas unggulan daerah, sekaligus meningkatkan produktivitas dan pendapatan para petani.
















































































