Ikuti Kami

Potensi Wisata Ikan Koi, Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan

Acara tumpengan tersebut digelar warga sebagai ungkapan syukur atas perbaikan akses jalan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar.

Potensi Wisata Ikan Koi, Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, tasyakuran perbaikan jalan di Dusun Kuwut - Foto: Web DPD PDI Perjuangan Jatim

Blitar, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, semakin bersemangat mengembangkan potensi desa menuju kawasan agropolitan. 

Perbaikan akses jalan di Dusun Kuwut diharapkan menjadi momentum untuk menggerakkan wisata edukasi budidaya ikan koi sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat, Minggu (25/10/2026).

Dorongan itu disampaikan Erma saat menghadiri tasyakuran perbaikan jalan di Dusun Kuwut. 

Acara tumpengan tersebut digelar warga sebagai ungkapan syukur atas perbaikan akses jalan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar.

Jalan tersebut menjadi akses penting bagi aktivitas warga sekaligus jalur alternatif menuju kawasan wisata Candi Penataran. Perbaikan infrastruktur diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung kegiatan ekonomi setempat.

“Alhamdulillah, jalannya sudah diperbaiki. Ini adalah akses penting masyarakat dan juga jalan alternatif menuju Candi Penataran. Tentu ini akan sangat membantu mobilitas warga,” ujar Erma.

Namun, menurut anggota Komisi B DPRD Jawa Timur itu, manfaat perbaikan jalan perlu diikuti upaya mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki Desa Kemloko, khususnya di Dusun Kuwut yang dikenal sebagai salah satu kawasan awal budidaya ikan koi di Blitar.

Di kawasan tersebut terdapat Koi Park, destinasi wisata edukasi yang dikembangkan dengan mengangkat potensi budidaya koi. Keberadaan destinasi ini dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi apabila dikelola secara serius dan terintegrasi dengan potensi desa lainnya.

Erma berharap akses jalan yang semakin baik mendorong masyarakat lebih aktif mengembangkan desa wisata. Potensi budidaya koi yang telah dikenal luas dapat dikemas menjadi daya tarik edukasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

“Saya berharap masyarakat lebih bersemangat mengembangkan desa wisatanya. Budidaya koi ini kan ikon Blitar dan cikal bakalnya dari Dusun Kuwut ini. Kalau dikelola serius sebagai eduwisata, bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi desa,” jelasnya.

Selain pengembangan wisata, Erma yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung itu mendorong sinergi Pemerintah Kabupaten Blitar dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan Desa Kemloko menuju kawasan agropolitan.

Menurut dia, pengembangan tersebut membutuhkan dukungan lintas pemerintahan agar potensi lokal dapat dikelola secara lebih terarah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Erma menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan yang juga dihadiri Bupati Blitar Rijanto dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Blitar. 

Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut diharapkan menambah semangat masyarakat untuk melanjutkan pembangunan desa.

“Kehadiran Pak Bupati dan jajaran OPD tentu menjadi penyemangat. Sinergi Pemkab dan Pemprov Jatim sangat dibutuhkan untuk mengangkat Kemloko menjadi desa Agropolitan yang maju,” pungkas Erma.

Quote