Ikuti Kami

Generasi Muda Tangani Karhutla, Angga Aditya Nugraha Bangga: Atas Kesadaran Diri

Relawan ini terbentuk atas kesadaran diri mereka terhadap kondisi lingkungan dan persoalan sosial di masyarakat saat ini.

Generasi Muda Tangani Karhutla, Angga Aditya Nugraha Bangga: Atas Kesadaran Diri
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Angga Aditya Nugraha menyerahkan bantuan alkon kepada relawan kebakaran di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin (2/11) - Foto: Dok. Pribadi

Kotim, Gesuri.id - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Angga Aditya Nugraha, mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan, termasuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menyalurkan air bersih kepada masyarakat.

“Relawan ini terbentuk atas kesadaran diri mereka terhadap kondisi lingkungan dan persoalan sosial di masyarakat saat ini. Anggotanya anak-anak muda, ada yang masih SMP dan SMA,” kata Angga di Sampit, Selasa (3/11/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Angga menyusul keterlibatan sejumlah anak muda yang tergabung dalam kelompok relawan karhutla di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Menurutnya, inisiatif tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan tumbuhnya kepedulian sosial dan kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini.

Ia menilai, para pelajar yang terlibat tidak sekadar menunjukkan kepedulian melalui perkataan, tetapi juga mengambil bagian secara langsung dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan lingkungan.

“Para relawan tersebut turut membantu distribusi air bersih kepada warga, khususnya di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Selain itu, mereka juga berpartisipasi dalam upaya penanganan karhutla yang masih menjadi tantangan di Kotim,” tuturnya.

Angga mengatakan, peran generasi muda seperti itu sangat dibutuhkan, terutama ketika Kotim menghadapi kemarau berkepanjangan yang memicu berbagai persoalan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran lahan, kabut asap, hingga keterbatasan pasokan air bersih di sejumlah wilayah.

Menurutnya, penanganan persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Inisiatif masyarakat, termasuk kelompok relawan yang dibentuk secara mandiri oleh anak muda, dapat menjadi kekuatan tambahan untuk mendukung upaya pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Angga secara pribadi memberikan bantuan satu unit alat pemadam kebakaran atau alkon kepada kelompok relawan tersebut. Peralatan itu diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mereka ketika membantu penanganan kebakaran di lapangan.

“Saya secara pribadi memberikan bantuan alkon untuk membantu mereka dalam penanganan kebakaran,” ucapnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan kemanusiaan dan pelestarian lingkungan yang selama ini dilakukan para relawan.

Lebih lanjut, Angga menilai perkembangan zaman dan modernisasi semestinya tidak mengurangi kepedulian generasi muda terhadap lingkungan maupun kehidupan sosial di sekitarnya. Sebaliknya, energi dan kreativitas anak muda perlu diarahkan ke kegiatan produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan persoalan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan, mulai dari upaya pencegahan kebakaran, membantu warga terdampak, hingga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

“Saya berharap semakin banyak anak muda yang tergerak untuk peduli terhadap lingkungan dan mau terlibat dalam kegiatan sosial. Jangan hanya berpangku tangan, tetapi ikut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Quote