Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim SE, menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan dimaknai tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan aksi nyata kepedulian sosial.
Dalam momentum HUT ke-53 ini, DPC PDI Perjuangan Kota Medan menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir di Aceh Tamiang dan Kota Sibolga.

"Kami bergerak berdasarkan amanah Ketua Umum agar seluruh kader terus turun ke akar rumput, membantu masyarakat yang membutuhkan. PDI Perjuangan sadar bahwa kami lahir dari rakyat, sehingga komitmen kami adalah berjuang dan makmur bersama rakyat," ujar Hasyim, Sabtu (10/1).
Hasyim menjelaskan, aksi sosial tersebut merupakan respons atas bencana banjir yang melanda Aceh Tamiang dan Kota Sibolga pada 27 November 2025 lalu. Hingga saat ini, menurutnya, masyarakat terdampak di kedua wilayah tersebut masih membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

Selain menggelar upacara bendera dalam rangka HUT ke-53 PDI Perjuangan, penyaluran bantuan ini menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial partai kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus merefleksikan semangat perjuangan partai yang senantiasa hadir di tengah rakyat dalam situasi sulit.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, DPC PDI Perjuangan Kota Medan membagi tim penugasan ke dua wilayah terdampak. Penyaluran bantuan ke wilayah Aceh Tamiang dipimpin oleh Wakil Ketua DPC, Riana, sementara untuk wilayah Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, dipimpin oleh Wakil Ketua DPC, Fitriani Manurung.
Hasyim yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan soliditas dan kekompakan seluruh pengurus partai di Kota Medan.

"Kegiatan ini adalah bukti nyata kekompakan dan semangat gotong royong seluruh pengurus DPC Kota Medan. Ini sekaligus meneguhkan kehadiran PDI Perjuangan sebagai partainya wong cilik," ungkapnya.
Melalui kegiatan sosial ini, DPC PDI Perjuangan Kota Medan berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat ikatan emosional antara partai dan rakyat, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan yang diusung PDI Perjuangan sejak awal berdiri.




















































































