Medan, Gesuri.id — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE, menyambangi kediaman Ani br Sitohang, seorang lansia prasejahtera di Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Jumat.
Kunjungan langsung ini dilakukan usai Hasyim menerima laporan darurat warga melalui layanan Call Center PDI Perjuangan Kota Medan.
Di lokasi, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara tersebut mendapati kondisi hunian warga yang sangat tidak layak. Selama ini, Ani sama sekali belum pernah tersentuh bantuan sosial pemerintah lantaran tercatat masuk dalam kelompok Desil 6 pada data administratif.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Tak hanya menyisir rumah Ani, Hasyim yang didampingi Bendahara DPC Ustadz Fuad Akbar, Wakil Sekretaris Hermanto Sagala, Ketua PAC Medan Amplas Kawar Sembiring, serta Lurah Timbang Deli Vivi Andriani, juga meninjau kediaman keponakan Ani, Noel Maranathan Sitohang. Noel tinggal bersama ibu dan dua adiknya dalam kondisi serba terbatas, di mana sang ibu bertumpu pada pekerjaan sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan harian.
Melihat ketimpangan antara kenyataan lapangan dan data birokrasi, Hasyim melontarkan kritik keras terkait mekanisme validasi bantuan sosial.
"Data itu alat untuk melayani rakyat, bukan untuk menyiksa rakyat. Jangan sampai gara-gara kaku pada angka di atas kertas—seperti dikotak-kotakkan dalam Desil 6—warga yang jelas-jelas kelaparan dan tinggal di gubuk reot malah diabaikan negara," tegas Hasyim.
Ia mendesak pihak berwenang untuk melakukan verifikasi faktual secara berkala agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
"Pemerintah harus benar-benar turun ke bawah melakukan validasi ulang data kemiskinan. Jangan hanya duduk manis di belakang meja, pastikan setiap bantuan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar butuh pertolongan," tambahnya.
Hasyim menegaskan, PDI Perjuangan Kota Medan berkomitmen merespons cepat setiap aduan masyarakat yang masuk melalui kanal Call Center sebagai jembatan aspirasi warga.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan paket sembako serta tali asih berupa uang tunai untuk Ani dan keluarga Noel.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Menanggapi kedatangan tersebut, Ani br Sitohang menyampaikan rasa harunya atas perhatian yang diberikan.
"Terima kasih banyak Pak Hasyim dan PDI Perjuangan Kota Medan yang sudah peduli melihat nasib kami. Selama ini kami seperti dilupakan, tidak pernah dapat bantuan apa-apa. Puji Tuhan, hari ini ada Bapak yang datang membawa rezeki dan melihat langsung keadaan kami yang sebenarnya," ungkap Ani.
Sementara itu, Lurah Timbang Deli, Vivi Andriani, mengapresiasi langkah cepat pengurus partai tersebut. Pihak kelurahan menyatakan siap menindaklanjuti temuan data ini agar proses pemutakhiran data warga prasejahtera di wilayahnya dapat segera dituntaskan.

















































































