Ikuti Kami

Nur Osel Dorong KWT Mekar Sari Kembangkan Pangan Lokal Jadi Produk Bernilai Tambah

Program edukatif dan praktis yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan asli daerah.

Nur Osel Dorong KWT Mekar Sari Kembangkan Pangan Lokal Jadi Produk Bernilai Tambah
Ketua Srikandi Kartini DPC PDI Perjuangan Jepara Nur Osel Kahisha Putri sebagai narasumber kegiataan pelatihan olahan pangan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari Desa Panggung (Puji/liputan7.id)

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Srikandi Kartini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara Nur Osel Kahisha Putri mendorong Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari Desa Panggung untuk mengembangkan potensi pangan lokal menjadi produk bernilai tambah. 

Dorongan tersebut disampaikan dalam pelatihan olahan pangan lokal yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, di kediaman Muhsin, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kedung, Selasa (18/8/2026).

"Kegiataan hari ini bukan sekedar kegiataan pelatihan, lebih dari itu merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan ketrampilan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu," kata Osel.

Menurut Osel, kegiatan tersebut merupakan program edukatif dan praktis yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan asli daerah menjadi produk makanan yang higienis, bernilai gizi tinggi, sekaligus memiliki nilai ekonomis.

Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Jepara itu menilai potensi pangan lokal di tingkat desa sangat besar. Namun, banyak bahan pangan yang selama ini hanya dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai ekonominya masih rendah.

"Kita jangan melihat kegiatan pengolahan pangan hanya dari sisi membuat makanan. Namun kita harus mulai berpikir lebih jauh. Bahan bakunya apa? Produknya mau dibuat seperti apa? Siapa konsumennya? Berapa biaya produksinya? Berapa harga jualnya? Bagaimana kemasannya? Dan yang paling penting, pemasarannya," jelas Osel.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kemampuan membuat produk, tetapi dapat berkembang menjadi kemampuan memasarkan dan menjual produk. Menurutnya, tujuan akhir kegiatan bukan hanya peningkatan keterampilan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai Ketua Srikandi Kartini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, Osel juga menilai perempuan memiliki posisi penting dalam pembangunan. Ia mendorong KWT Mekar Sari agar dapat berkembang dari kelompok kecil menjadi usaha bersama yang memiliki produk, kemasan, dan pasar sendiri.

"Dimulai dari kelompok kecil, kemudian berkembang menjadi usaha bersama, memiliki produk sendiri, kemasan sendiri, pasar sendiri, dan kalau memungkinkan nantinya bisa menjadi salah satu produk unggulan Desa Panggung. Saya berharap KWT Mekar Sari bisa terus berkembang dan tidak berhenti hanya pada kegiatan hari ini," harapnya.

Osel menegaskan, kegiatan pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan partai tidak hanya berkaitan dengan aktivitas politik, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Bagi kami, politik tidak hanya berbicara mengenai pemilu atau persoalan politik semata. Politik harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan keterampilan, kita harus hadir," tegas Osel.

Ia menambahkan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara ingin terus hadir bersama rakyat dan bekerja bersama masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Karena itu, ia menilai pelatihan perlu dilanjutkan dengan pendampingan agar produk yang dihasilkan dapat berkembang secara berkelanjutan.

"Harapan kami kedepan kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya satu kali. Setelah pelatihan, perlu ada pendampingan. Bagaimana meningkatkan kualitas produk, membuat kemasan yang lebih menarik, mengurus legalitas produk dan memasarkan melalui media sosial dan marketplace. Termasuk menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual serta memperluas pasar," ujar Osel.

Dirinya mengajak seluruh peserta menjadikan pelatihan tersebut sebagai langkah awal untuk membangun KWT Mekar Sari menjadi kelompok perempuan yang produktif dan mandiri. Dengan pengembangan keterampilan serta pendampingan yang berkelanjutan, kelompok tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian keluarga sekaligus perekonomian Desa Panggung.

Quote