Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi lll DPR RI, I Nyoman Parta, memberikan dukungan penuh terhadap penguatan gerakan literasi dan edukasi kemaritiman di Bali melalui peresmian gedung dan ruang pertemuan baru Forum Maritim Bali (FMB) yang berlokasi di Jalan Pulau Moyo No. 39X, Pedungan, Denpasar Selatan, Sabtu (31/1/2026).
Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi Forum Maritim Bali dalam mengembangkan pembinaan generasi muda di sektor kemaritiman.
“Saya mengapresiasi Forum Maritim Bali terlebih dahulu. Anak-anak yang tergabung di sini selain aktif, juga kreatif dan cerdas. Hari ini mereka meresmikan tempat berkumpul, dan saya mengapresiasi Pak Adil yang bersedia memberikan rumahnya untuk dijadikan fasilitas kegiatan. Tidak banyak orang tua yang mau melakukan hal seperti ini, dan saya akan selalu mendukung Forum Maritim Bali,” kata I Nyoman Parta.
Peresmian gedung tersebut turut dihadiri oleh para pengurus Forum Maritim Bali, Kids & Duta Maritim Bali, para orang tua, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang kemaritiman. Gedung dan ruang pertemuan baru ini akan difungsikan sebagai pusat aktivitas Forum Maritim Bali, termasuk ruang belajar, pembinaan, dan pengembangan literasi kemaritiman bagi anak-anak sejak usia dini.
Ketua Forum Maritim Bali, Ketut Adil Darma Yase, mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya fasilitas yang selama ini dinantikan. Ia menyebut, sebelum memiliki gedung sendiri, Forum Maritim Bali kerap memanfaatkan fasilitas milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali maupun Pangkalan TNI AL Denpasar untuk menjalankan kegiatan.
“Kami bersyukur hari ini Forum Maritim Bali akhirnya memiliki kantor dan ruang pertemuan sendiri. Selama ini kami selalu meminjam tempat, dan hari ini bersama kids dan duta maritim Bali serta para orang tua, kami meresmikan ruangan kantor dan ruang rapat ini. Tentu ini merupakan sebuah anugerah,” ujar Ketut Adil.
Ketut Adil menegaskan bahwa keberadaan gedung baru ini akan memperkuat komitmen Forum Maritim Bali dalam menanamkan literasi dan narasi kemaritiman kepada generasi muda. Menurutnya, pendidikan kemaritiman sejak dini menjadi bekal penting agar anak-anak mampu bersaing di tingkat global sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap laut dan budaya maritim Indonesia.
“Harapan kami ke depan, kami bersungguh-sungguh mengajak dan mengedukasi anak-anak, memberikan ruang literasi dan narasi, sehingga mereka siap bersaing di level internasional. Kami juga memiliki ambisi untuk membawa gerakan ini ke tingkat nasional. Beberapa provinsi bahkan sudah kami jajaki untuk bekerja sama membentuk forum maritim di luar Bali,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, dukungan juga datang dari Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar, Kolonel Laut (P) Cokorda Gede Pemayun. Ia menilai Forum Maritim Bali menjadi wadah pembinaan yang positif bagi anak-anak dalam mempersiapkan masa depan.
“Ini harapan bagi setiap orang tua agar anak-anak memiliki wadah untuk dibina dan dididik guna mempersiapkan masa depan yang cerah. Ke depan tentu bisa ditingkatkan lagi, melengkapi kebutuhan anak-anak agar pembinaan berjalan semakin optimal,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana. Ia menilai keberadaan gedung baru Forum Maritim Bali sangat membantu anak-anak dalam mengekspresikan berbagai kegiatan kemaritiman sekaligus mendukung program pemerintah daerah.
“Pertama, kami dari kepala dinas tentu sangat senang karena dari sisi tempat, anak-anak kini memiliki ruang untuk mengekspresikan seluruh kegiatan di Forum Maritim Bali yang selama ini mungkin belum memiliki tempat khusus. Kedua, ke depan tentu berpotensi muncul talenta-talenta muda untuk menjadi duta dari sektor perikanan,” ujarnya.
Menurut Putu Sumardiana, Forum Maritim Bali juga berperan penting dalam membantu pemerintah daerah menyosialisasikan program-program kelautan dan perikanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya forum ini, kami merasa terbantu karena sosialisasi program-program dinas, salah satunya gerakan gemar makan ikan, bisa berjalan lebih masif. Kolaborasi antara dinas dan Forum Maritim Bali ini kami harapkan ke depan semakin baik,” tambahnya.
Sebagai bagian dari peresmian, Kids & Duta Forum Maritim Bali menorehkan tanda tangan dan nama mereka di atas kanvas sebagai simbol kecintaan dan kepedulian terhadap Forum Maritim Bali. Aksi simbolik yang diawali oleh Komang Adistanaya Sarasvati Kalyani Adilananda tersebut menjadi penanda sejarah sekaligus penguatan peran generasi muda sebagai agen perubahan masa depan kemaritiman Indonesia.
Dengan diresmikannya gedung dan ruang pertemuan baru ini, Forum Maritim Bali diharapkan mampu menjadi role model dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap laut serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga dan merawat kemaritiman Indonesia sejak usia dini.

















































































