Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Fraksi PDI Perjuangan, Alia Idrus, memperjuangkan perbaikan jalan produksi bagi petani setelah menerima aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses di tiga desa, yakni Desa Lonca, Tomua, dan Bolapapu.
“Masyarakat memahami betul kondisi efisiensi anggaran daerah. Dampak efisiensi juga terjadi bahkan hingga di tingkat desa. Namun, kebutuhan petani tentu harus tetap menjadi prioritas perhatian pemerintah daerah guna mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Alia, Jumat (28/8/2026).
Aspirasi terkait perbaikan jalan produksi menjadi salah satu kebutuhan utama yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut. Hal itu dinilai penting mengingat sebagian besar masyarakat di daerah pemilihan Alia berprofesi sebagai petani.
Keberadaan jalan produksi yang memadai dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pertanian, khususnya dalam mengangkut hasil produksi dari lahan menuju tempat penjualan.
Alia yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sigi mengatakan, kondisi jalan produksi memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, akses jalan yang baik tidak hanya memudahkan mobilitas petani, tetapi juga dapat membantu menekan beban biaya pengangkutan hasil pertanian.
Politisi PDI Perjuangan Sigi itu memahami kondisi efisiensi anggaran yang saat ini turut berdampak hingga ke tingkat pemerintahan desa. Namun, menurutnya, kebutuhan masyarakat yang berkaitan langsung dengan penghidupan dan peningkatan kesejahteraan tetap perlu mendapat perhatian.
Karena itu, aspirasi yang diterimanya dalam kegiatan reses tersebut akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui fungsi DPRD Kabupaten Sigi.
“Ini akan menjadi perhatian bagi saya sebagai salah satu perwakilan masyarakat untuk dapat mendorong dan mengawal alokasi anggaran daerah berpihak kepada petani,” katanya.
Selain infrastruktur jalan, Alia juga menyebut bantuan sosial bagi kelompok masyarakat menjadi salah satu perhatian yang disampaikan dalam kegiatan reses.
Ia menilai bantuan kepada kelompok masyarakat perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki, sehingga dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan.
Salah satu upaya yang dapat didorong, kata Alia, yakni pengembangan kelompok usaha bersama sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Selain itu, bantuan sosial kelompok juga menjadi perhatian dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan pendapatan masyarakat berbasis kelompok usaha bersama,” ujarnya.
Alia menegaskan, berbagai aspirasi yang dihimpun dalam reses akan menjadi bagian dari perjuangannya sebagai wakil rakyat.
Termasuk dalam mendorong dan mengawal kebijakan penganggaran daerah agar kebutuhan masyarakat, khususnya petani, tetap mendapat perhatian.
Ia berharap pembangunan infrastruktur pendukung pertanian serta penguatan kelompok usaha masyarakat dapat berjalan beriringan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sigi.

















































































