Ikuti Kami

Rokhmin Dahuri Minta Pengurus Baru DPD GNTI DKI Perjuangkan Petani, Nelayan, Peternak, Produsen Pangan

Rokhmin: Saya bersyukur dan bahagia karena pengurus yang saya lantik ini bukan baru.

Rokhmin Dahuri Minta Pengurus Baru DPD GNTI DKI Perjuangkan Petani, Nelayan, Peternak, Produsen Pangan
Kepengurusan baru DPD GNTI DKI Jakarta masa bakti 2026–2030.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Umum DPP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) yang juga Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.Sc., menegaskan kepengurusan baru DPD GNTI DKI Jakarta masa bakti 2026–2030 harus bekerja lebih aktif dan produktif dalam memperjuangkan kepentingan petani, nelayan, peternak, serta produsen pangan lainnya.

“Pertama saya bersyukur dan bahagia karena pengurus yang saya lantik ini bukan baru, tetapi penerus dari pengurus sebelumnya yang diketuai Pak Sutrisno, yang kini menjadi Sekretaris GNTI Pusat,” kata Rokhmin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2026).

Jajaran kepengurusan DPD GNTI DKI Jakarta resmi dilantik oleh DPP GNTI di Jakarta, Rabu (19/8/2026). Hadi Sudrajat dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk masa bakti 2026–2030.

Pelantikan tersebut menjadi langkah awal DPP GNTI dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah. Setelah menetapkan kepengurusan DPP GNTI periode 2026–2030, organisasi tersebut menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh provinsi di Indonesia.

Menurut Rokhmin, penguatan struktur organisasi hingga tingkat daerah penting dilakukan agar GNTI dapat hadir lebih dekat dengan basis petani dan nelayan. Keberadaan organisasi di daerah juga diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat yang bergerak di sektor pangan, pertanian, perikanan, dan peternakan.

Karena itu, Rokhmin berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Hadi Sudrajat dapat menjalankan program yang lebih aktif dan produktif untuk membantu masyarakat yang bergerak di sektor-sektor tersebut.

Selain memperkuat organisasi, ia meminta GNTI DKI Jakarta membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta sebagai mitra strategis, khususnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pertanian dan perikanan.

Rokhmin juga mendorong GNTI DKI Jakarta memberikan masukan kepada pemerintah daerah terkait pertanian, perikanan, kehutanan hingga persoalan lingkungan hidup. Menurutnya, persoalan lingkungan memiliki kaitan erat dengan keberlanjutan produksi pangan.

“GNTI Jakarta diharapkan bisa memberi masukan kepada Pemprov DKI soal pertanian, perikanan dan kehutanan, bahkan lingkungan hidup. Soalnya Jakarta ini punya masalah dengan sampah, kebanjiran dan kualitas udara yang terburuk di dunia,” ujar Rokhmin.

Ia menegaskan GNTI perlu turut terlibat dalam menangani persoalan lingkungan di Jakarta. Sebab, produksi pertanian dan perikanan tidak akan berjalan optimal dan berkelanjutan apabila tidak didukung lingkungan yang sehat.

“GNTI harus berkecimpung di situ karena tanpa lingkungan yang sehat, masalah produksi pertanian dan perikanan tidak akan berjalan optimal dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Untuk memperkuat peran tersebut, Rokhmin mendorong jajaran pengurus DPD GNTI DKI Jakarta menyusun konsep kerja yang konkret. Konsep tersebut nantinya dapat diajukan sebagai second opinion kepada pemerintah sekaligus menjadi masukan dari GNTI sebagai mitra strategis yang aktif.

Ia mencontohkan konsep vertical farming yang diterapkan di Singapura sebagai salah satu model yang dapat dipelajari untuk menjawab keterbatasan lahan pertanian di Jakarta. Menurutnya, model tersebut cukup berhasil menopang kebutuhan sayuran masyarakat.

Selain pertanian perkotaan, Rokhmin juga mendorong pengembangan perikanan budidaya, termasuk budidaya ikan hias. Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan di DKI Jakarta.

Menurut Rokhmin, pengembangan sektor pertanian dan perikanan di wilayah perkotaan membutuhkan inovasi serta penyesuaian dengan kondisi Jakarta. Keterbatasan lahan tidak semestinya menjadi hambatan untuk membangun sistem pangan yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan demikian, kehadiran GNTI DKI Jakarta diharapkan tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan petani, nelayan, pangan, serta lingkungan di Ibu Kota.

Rokhmin menilai sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah daerah dan lembaga legislatif menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi yang konkret. GNTI DKI Jakarta diharapkan dapat menjalankan fungsi tersebut melalui program dan gagasan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Quote