Ikuti Kami

Andreas Hugo Minta Imigrasi Babat Habis Sindikat Penipuan Internasional di Tanah Air

Permintaan itu disampaikan Andreas menanggapi terbongkarnya sindikat love scam WNA Tiongkok dan Vietnam di Gading Serpong, Tangerang.

Andreas Hugo Minta Imigrasi Babat Habis Sindikat Penipuan Internasional di Tanah Air
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira.

Jakarta, Gesuri.id - .Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira minta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI terus memberantas sindikat penipuan yang dilakukan warga negara asing atau WNA di Indonesia .

Permintaan itu disampaikan Andreas menanggapi terbongkarnya sindikat love scam WNA Tiongkok dan Vietnam di Gading Serpong, Tangerang.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

“Terbongkarnya kasus ‘love scamming’ oleh tim Imigrasi di bawah kepemimpinan PLT Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman patut diberikan apresiasi. Dengan dukungan teknologi yang semakin canggih Direktorat Jenderal Imigrasi menunjukkan kinerja yang seharusnya semakin baik,” jelas Andreas dikutip, Rabu,(21/1/2026).

Lebih lanjut, Andreas meminta, agar keberadaan jaringan sindikat internasional di RI ini bisa diberantas secara tuntas. Andreas menilai, kasus penipuan yang melibatkan puluhan orang pelaku ini tak bisa dianggap remeh.

“Ke depan tugas Imigrasi harus membabat habis sindikat-sindikat transnasional yang bekerja di wilayah NKRI dari negara manapun asalnya termasuk yang bekerja sama dengan WNI,” tandas politikus PDI Perjuangan ini.

Baca: Ganjar: Pemimpin Tidak Bisa Hanya Asal Kerja

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) membongkar sindikat penipuan dan pemerasan modus love scam yang dilakukan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok. Sejumlah WNA dari Tiongkok hingga Vietnam diciduk dalam pengungkapan kasus penipuan ini.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman mengatakan kasus tersebut terbongkar saat petugas melakukan penyelidikan di salah satu perumahan elite kawasan Tangerang pada awal Januari 2026.

Quote