Ikuti Kami

Ansy Lema Kritisi Betonisasi Taman Nasional Komodo

Investasi tidak boleh mengorbankan satwa Komodo, konservasi alam dan kehidupan masyarakat lokal di TNK.

Ansy Lema Kritisi Betonisasi Taman Nasional Komodo
Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) mengkritisi kebijakan pembangunan "betonisasi" di Taman Nasional Komodo (TNK).

Hal itu dikatakan Ansy saat Rapat Kerja (Raker) Komisi IV DPR RI bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Siti Nurbaya, Eselon I/Direktorat Jenderal KLHK dan BUMN Sektor Lingkungan Hidup dan Kehutanan, baru-baru ini. 

Baca: Ansy Lema Gandeng KLHK Bantu Kebun Rakyat Senilai Rp450 Juta

Ansy menegaskan, investasi tidak boleh mengorbankan satwa Komodo, konservasi alam dan kehidupan masyarakat lokal di TNK.

"Pembangunan dengan jalan betonisasi sangat tidak sesuai dengan nafas dasar kawasan TNK sebagai wilayah konservasi alami satwa Komodo dan satwa serta vegetasi lainnya," ujar Politikus PDI Perjuangan itu. 

Dari sisi branding destinasi, Ansy menilai kehadiran bangunan seperti ini sangat mengganggu citra pariwisata berbasis alam sebagai jualan utama pariwisata Labuan Bajo.

Dikhawatirkan, sambung Ansy, gagasan pembangunan sarana prasarana berkonsep Geopark oleh Kementerian PUPR yang izinnya dikeluarkan oleh KLHK, akan menghapuskan unsur alamiah TNK dengan kondisi daya tarik atraksi alam.

Baca: KLHK dan Ansy Beri Bantuan Bagi Kelompok Tani Hutan

"Saya berharap Menteri LHK berpihak kepada konservasi TNK, melindungi Komodo dan masyarakat lokal demi masa depan Komodo dan kesejahteraan masyarakat sekitar," ujar Anggota DPR dari Dapil NTT II ini.

Quote