Ikuti Kami

Armuji Ajak Masyarakat Kota Surabaya Dukung Digitalisasi Parkir

Cak Ji atau Armuji meminta semua pihak mengikuti semua aturan yang sudah ditetapkan bersama.

Armuji Ajak Masyarakat Kota Surabaya Dukung Digitalisasi Parkir
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meminta kepada semua masyarakat mendukung digitalisasi parkir yang mulai diberlakukan di Surabaya. Selain lebih transparan juga karena kebutuhan era.

"Tidak bisa melawan zaman. Wis gak usum karcis parkir karo bayar tunai. Semua harus nontunai. Masyarakat harus mendukung bayar parkir nontunai," kata Armuji, Rabu (8/4).

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik 

Semua parkir tepi jalan umum dan semua tempat usaha juga harus menyesuaikan parkir nontunai tersebut. Namun saat digelar sosialisasi parkir nontunai di wilayah Manyar berbuntut aksi kekerasan.

Cak Ji atau Armuji meminta semua pihak mengikuti semua aturan yang sudah ditetapkan bersama. Parkir dengan pembayaran nontunai adalah pilihan tepat untuk era sekarang.

Tidak saja dengan aplikasi pembayaran dan Qris, Dishub Kota Surabaya saat ini juga tengah menyiapkan voucher parkir di minimarket. Untuk memfasilitasi dan memberi pilihan dalam pembayaran parkir nontunai.

"Semua jukir harus mengikuti aturan. Para jukir ini hidup di Pemkot Surabaya. Pemkot sudah menetapkan pembayaran nontunai dan harus didukung bersama," tandas Cak Ji.

Tidak hanya para jukir yang harus menaati aturan yang berlaku. Masyarakat juga memberi dukungan. Bahwa digitaliasi parkir dengan pembayaran nontunai sudah menjadi aturan main yang harus disupport.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

Wawali Cak Ji juga mendorong agar masyarakat mengambil perannya dalam mendukung digitalisasi parkir. Yakni, masyarakat harus berani menolak paktik parkir tunai.

"Jangan terima kitir (karcis) yang diberikan jukir nakal. Tolak jika ada jukir malah melayani tanpa layanan pembayaran digital. Beri penjelasan dan minta bayar nontunai saja," kata Cak Ji.

Quote