Jakarta, Gesuri.id — Masalah tunggakan administrasi dan biaya perlengkapan sekolah masih membayangi sebagian keluarga kurang mampu di ibu kota.
Menjawab aduan warga, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, turun tangan melunasi tunggakan sekolah sekaligus menebus seragam seorang siswa SMK Al-Irsyad Jakarta Pusat bernama Ibrahim.
Bantuan yang bersumber dari gaji dan tunjangan pribadinya tersebut diberikan agar siswa yang bersangkutan dapat terus melanjutkan proses belajar dengan layak tanpa terkendala administrasi.
Baca: Ini Resep Ganjar Pranowo Yang Selalu Fit dan Bugar
"Saya menerima pengaduan dari warga yang mengalami kesulitan melunasi tunggakan di SMK Al-Irsyad. Siswa tersebut belum bisa mengambil seragam karena masih ada tunggakan. Setelah mendengar langsung kondisinya, saya putuskan membantu menggunakan dana pribadi," ujar Kenneth dalam keterangannya, Senin (10/8).
Pria yang akrab disapa Bang Kent ini menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak yang tidak boleh terhambat oleh keterbatasan ekonomi.
"Bagaimana siswa bisa semangat belajar kalau ke sekolah saja masih pakai baju seadanya karena belum bayar seragam? Ketika mengetahui ada siswa yang kesulitan, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir. Bantuan ini bentuk kepedulian agar mereka tetap bisa belajar dengan tenang dan bermartabat," tegas Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut.
Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII ini menilai kepedulian terhadap pendidikan tidak hanya menjadi beban pemerintah, melainkan butuh gotong royong seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.
Meski begitu, ia tetap mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat sistem perlindungan sosial di bidang pendidikan agar masalah serupa tidak terus berulang.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
"Ke depan, saya terus mendorong Pemprov DKI Jakarta agar memperkuat kebijakan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, mulai dari pembebasan tunggakan, bantuan seragam gratis, hingga beasiswa tepat sasaran. Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa," ungkapnya.
Kent juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan anak-anak yang terancam putus sekolah akibat masalah biaya, baik itu tunggakan, seragam, hingga perlengkapan belajar.
"Selagi diberikan rezeki dan kesehatan, saya akan berupaya hadir membantu. Kehadiran wakil rakyat harus dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat yang sedang membutuhkan," pungkas Kent.

















































































