Jepara, Gesuri.id - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan sepakat dengan sikap pemerintah kabupaten (Pemkab) Jepara yang telah memberikan bantuan sepeda motor kepada istri terduga terorisme. Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI Kolonel Czi Rahmat Suhendro mengatakan, pemerintah daerah berkewajiban merangkul seluruh elemen bangsa. Tak kecuali, istri terduga teroris agar tidak terpapar oleh kelompok teroris lagi.
Baca : Bupati Andi Minta PNS Jangan Terjebak Zona Nyaman
Pemkab Jepara berupa bantuan sepeda motor secara tidak langsung untuk membantu kelancaran ekonomi istri terduga teroris. "Saya senada dengan pemkab Jepara dalam agenda deradikalisasi. Jadi memang suatu kewajiban pemerintah daerah untuk membantu istri terduga teroris agar tidak terpapar oleh kelompok teroris lagi. Jadi tidak ada yang salah dengan sikap Pemerintah Jepara," ucapnya.

BNPT meminta masyarakat tidak menjustifikasi bahwasanya istri terduga teroris salah secara total. "Kan keluarga ini belum tentu tahu apa yang dilakukan oleh suaminya. Nah ini mungkin ada yang salah di masyarakat, kurang perhatian kurang kedekatan dengan beberapa orang yang terduga teroris. Kalau kita tidak peduli ya wajar kejadian," tuturnya.
Pencegahan terhadap teroris, kata dia, harus dilakukan masyarakat. Jadi, tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah atau BNPT. Oleh karena itu, BNPT berharap semua elemen masyarakat harus saling merapatkan barisan untuk saling membantu untuk mencegah. “Namanya juga pencegahan, semuanya secara total harus bekerja sama. Tidak ada yang bisa berjalan sendiri," ujarnya.

Baca : Bupati Jepara Diapresiasi Karena Izinkan Pembangunan Gereja
Menurut Rahmat, masyarakat harus diberi edukasi bahwasanya keluarga terduga atau mantan teroris harus menjadi perhatian pemerintah daerah, bukan hanya masyarakat biasa saja. Sehingga, tidak ada persepsi masyarakat yang salah mengerti seolah-olah Bupati Jepara Dian Kristiandi lebih peduli dengan istri terduga teroris daripada orang miskin.
Sebelumnya, Bupati Jepara Dian Kristiandi memberikan bantuan sepeda motor kepada istri terduga teroris, Selasa (15/2). Saat pemberian bantuan secara simbolik di ruang kerjanya, Mas Andi, sapaan akrabnya, mengatakan, bantuan sepeda motor tersebut untuk membantu agar bisa melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya.
Menurut Mas Andi, bantuan tersebut murni masalah kemanusiaan. "Tidak ada maksud lain kecuali membantu agar dia bisa beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya," ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

















































































