Malang, Gesuri.id — Pemerintah Kabupaten Gresik menorehkan prestasi gemilang dengan memboyong lima penghargaan sekaligus pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (30/7).
Salah satu prestasi tersebut diraih berkat inovasi Tempat Penitipan Anak (TPA)/TAMASYA Masmundari yang dinilai sukses mendukung pembangunan keluarga dan pengasuhan anak.
Penghargaan bergengsi itu diterima langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang didampingi oleh Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Selain inovasi TPA/TAMASYA jalur pemerintah, Pemkab Gresik juga mengamankan empat penghargaan lainnya, yakni apresiasi atas komitmen inovasi dan program unggulan kepala daerah, capaian peserta Keluarga Berencana (KB) yang melampaui target 100 persen, keberhasilan penyusunan peta jalan pembangunan kependudukan, serta penghargaan atas inovasi dan program unggulan Ketua TP PKK Kabupaten.
Dalam sambutannya, Wagub Jatim Emil Dardak menegaskan bahwa keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Mengusung tema Harganas 2026, “Ayah Wajib Hadir”, ia mengajak seluruh orang tua, khususnya para ayah, agar tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga terlibat aktif secara emosional dan mental dalam proses pengasuhan anak.
“Hari ini sangat mungkin kita berada di rumah, tetapi masing-masing sibuk dengan dunianya sendiri. Kehadiran ayah harus benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” ujar Emil.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan mendedikasikan pencapaian tersebut kepada seluruh masyarakat Gresik atas kerja sama dan kolaborasi yang solid dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Gresik. Mudah-mudahan inovasi seperti TPA/TAMASYA Masmundari terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan keluarga yang tangguh harus berjalan beriringan dengan percepatan penurunan stunting. Upaya ini, lanjutnya, memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan elemen masyarakat.
“Terima kasih kepada Tim Penggerak PKK yang telah membantu memaksimalkan TPA/TAMASYA Masmundari serta memperkuat pengawasan menu Makan Bergizi Gratis di dapur SPPG di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

















































































