Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Eko Yunianto, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam membentuk karakter anak di tengah derasnya arus digitalisasi.
Hal itu disampaikannya saat menggelar sosialisasi bertajuk “Sinergi Segitiga Emas: Menghidupkan Kembali Keteladanan Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak di Era Digital” di salah satu hotel di Jember, Minggu (5/7/2026).
“Media sosial ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan untuk hal positif, dampaknya pun positif. Sebaliknya, jika dipakai untuk hal negatif, dampak buruk akan langsung terasa,” ujar Eko di hadapan peserta sosialisasi.
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami serta bijak dalam menyikapi perkembangan digitalisasi yang semakin masif. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, pendidik, hingga perwakilan pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember.
Dalam paparannya, Eko menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam memanfaatkan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat apabila digunakan secara bijak, namun juga dapat menimbulkan dampak negatif apabila disalahgunakan.
Ia menegaskan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengawasi penggunaan gawai dan media sosial oleh anak-anak. Menurutnya, keluarga tidak hanya bertugas memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter generasi muda.
“Peran orang tua sangat penting. Keluarga harus hadir mendampingi, bukan hanya memberi fasilitas, tapi juga keteladanan dan pengawasan aktif,” tegasnya.
Selain menyoroti pentingnya pendidikan karakter, Eko juga menyampaikan komitmen PDI Perjuangan dalam memperjuangkan akses pendidikan yang lebih luas bagi seluruh anak Indonesia. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa.
“Kami dari PDI Perjuangan konsisten memperjuangkan hak anak-anak kita untuk bisa bersekolah tanpa beban biaya. Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Eko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal berbagai program pemerintah agar benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat. Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Fraksi PDI Perjuangan tetap menjadi garda terdepan bagi wong cilik. Ketika kebijakan pemerintah baik, kami katakan baik. Namun, jika program tidak berpihak pada rakyat, kami siap mengkritisi secara konstruktif,” tegas Eko Yunianto, yang juga menyandang gelar Magister Manajemen tersebut.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Eko berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kolaborasi antara keluarga, lingkungan, dan dunia pendidikan dalam membangun karakter anak, sehingga generasi muda mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif, bertanggung jawab, dan beretika.

















































































