Pamekasan, Gesuri.id — Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, meminta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk meningkatkan kualitas layanan dan pendampingan bagi jemaah haji lanjut usia (lansia) serta kelompok risti (berisiko tinggi).
Hal tersebut disampaikan Ansari menyusul adanya temuan terkait minimnya pengawasan khusus bagi jemaah rentan pada musim haji kali ini.
"Ini penting kami sampaikan karena berdasarkan hasil evaluasi, pendampingan bagi kelompok lansia dan jemaah berisiko tinggi terasa kurang. Pola ini perlu ditingkatkan di masa-masa yang akan datang," ujar Ansari dalam keterangan tertulisnya di Pamekasan.
Baca: Ganjar Pranowo Komitmen Ciptakan Pemerintahan Yang Bebas KKN
Legislator asal Kabupaten Pamekasan ini menyoroti perlakuan di lapangan yang dinilai kurang adil bagi jemaah rentan. Berdasarkan temuannya, sebagian jemaah risti dan lansia justru diperlakukan sama persis dengan jemaah yang berada dalam kondisi sehat. Padahal, menurutnya, kelompok ini secara regulasi semestinya mendapatkan atensi dan penanganan khusus.
Ansari, yang tahun ini juga menunaikan ibadah haji reguler, membeberkan bahwa masalah ini secara nyata terlihat pada jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) SUB-74.
Dari total 380 orang jemaah yang tergabung dalam kloter tersebut, tercatat ada 37 orang masuk kategori berisiko tinggi, 46 orang berisiko sedang, dan 109 orang berkategori berisiko ringan.
"Saat pemberangkatan ke Masjidil Haram, tidak ada petugas khusus yang memberikan pendampingan kepada kelompok lansia dan kelompok berisiko ini," ungkapnya.
Baca: Ganjar Beri Kunci Untuk Dapatkan Pekerjaan Bagi Generasi Muda
Beruntung, absennya petugas khusus di titik tersebut mampu ditutupi oleh tingginya rasa kepedulian sesama rukun jemaah. Ansari mengapresiasi sikap proaktif jemaah mandiri yang secara sukarela membantu jemaah lansia, mulai dari membantu naik-turun bus sholawat hingga menyediakan kursi roda bagi jemaah disabilitas.
Meski secara umum sistem ketertiban haji tahun ini dinilai menunjukkan progres yang baik, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) XI Madura ini menegaskan aspek pelayanan spesifik untuk lansia mutlak harus dievaluasi total.
"Saya juga telah menyampaikan catatan evaluasi ini langsung kepada panitia (PPIH), dengan tujuan agar ke depan pelayanan manajemen haji kita bisa jauh lebih baik," pungkasnya.

















































































