Ikuti Kami

I Wayan Sudirta Kecam Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Peristiwa tersebut bentuk kekerasan serius yang berpotensi mengancam rasa aman serta kebebasan berekspresi di ruang publik.

I Wayan Sudirta Kecam Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Ia menilai, peristiwa tersebut merupakan bentuk kekerasan serius yang berpotensi mengancam rasa aman serta kebebasan berekspresi di ruang publik.

Wayan menegaskan tindakan kekerasan terhadap aktivis hak asasi manusia tidak dapat ditoleransi dalam negara yang menjunjung tinggi nilai demokrasi dan supremasi hukum.

“Setiap tindakan kekerasan terhadap warga negara, terlebih kepada aktivis yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Peristiwa ini harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan dengan perlindungan hak-hak sipil serta rasa aman masyarakat,” ujar Wayan dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Minggu (15/3/2025).

Ia juga mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menjadikan kasus ini sebagai perhatian serius dan menanganinya secara profesional, transparan, serta akuntabel.

Menurut Wayan, penegakan hukum yang tuntas sangat penting agar publik memperoleh kejelasan mengenai peristiwa tersebut sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

“Saya berharap Polri dapat mengusut kasus ini secara menyeluruh, tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” tuturnya.

Selain itu, Wayan mengajak masyarakat sipil untuk terus mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara objektif dan sesuai dengan prinsip negara hukum.

Ia menilai, penuntasan kasus tersebut menjadi penting untuk memastikan bahwa perlindungan terhadap aktivis, pembela hak asasi manusia, dan warga negara secara umum dapat terjamin.

“Kita berharap proses hukum dapat berjalan dengan transparan dan memberikan rasa keadilan. Hal ini penting untuk menunjukkan komitmen negara dalam melindungi warga serta menjaga nilai-nilai demokrasi,” pungkasnya.

Quote