Ikuti Kami

Jokowi Apresiasi Kerja Keras Menterinya di Rapat Terakhir

Jokowi juga berterima kasih kepada para menteri Kabinet Kerja.

Jokowi Apresiasi Kerja Keras Menterinya di Rapat Terakhir
Presiden Jokowi saat menggelar rapat kabinet paripurna yang dihadiri seluruh menteri dan kepala lembaga di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/10). 

Jakarta, Gesuri.id - Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja sama dan kerja keras kabinet yang dipimpinnya selama 5 tahun bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Tak hanya itu, ia juga berterima kasih kepada para menteri Kabinet Kerja yang selama ini sudah membantu pemerintahannya.  

Baca: Jonan Unggah Curhatan Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa

Hal itu disampaikan Presiden saat menggelar rapat kabinet paripurna yang dihadiri seluruh menteri dan kepala lembaga di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/10). 

Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, ini adalah rapat kabinet paripurna terakhir sebelum masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berakhir pada 20 Oktober mendatang.

"Pertama saya ingin ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua menteri, semua kepala lembaga, atas kerja kerasnya selama lima tahun ini dalam membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla dalam menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama," kata Jokowi saat membuka rapat.

Jokowi mengaku teringat momen lima tahun lalu saat awal pembentukan Kabinet Kerja. Ia saat itu menyampaikan tidak ada visi misi menteri, yang ada adalah visi misi Presiden dan Wakil Presiden. Jokowi mengaku menyampaikan hal itu agar semuanya berada dalam satu visi, satu tujuan, dan satu jalur. 

"Kita lihat dalam lima tahun ini telah banyak yang kita kerjakan dengan berbagai keterbatasan-keterbatasan yang ada. Dan juga masih banyak pekerjaan-pekerjaan rumah yang belum bisa kita selesaikan," kata dia, dilansir ari kompas,com, Kamis (3/10).

Adapun rapat kabinet paripurna terakhir ini membahas evaluasi pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN Tahun 2020 Jokowi menyebut selama lima tahun ini pemerintah telah menyusun sebuah fondasi bagi arah pembangunan nasional agar lebih tangguh, lebih produktif, serta lebih merata. 

Pemerintah juga telah melakukan reformasi di bidang fiskal sehingga APBN menjadi semakin sehat dan semakin mandiri. 

Baca: Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja Kabinet Kerja 

Pemerintah juga telah meletakkan fondasi bagi pembangunan Indonesia-sentris, bukan Jawa-sentris, dalam melakukan percepatan di bidan infrastruktur. Selanjutnya pemerintah juga telah memulai reformasi struktural. 

"Tetapi memang belum besar-besaran. Sehingga kita harapkan nanti di lima tahun ke depan kita akan melakukan reformasi struktural ini secara besar-besaran dalam rangka meningkatkan daya saing, memangkas banyak aturan, prosedur yang menghambat, yang berbelit-belit yang kita punyai saat ini," kata Jokowi.

Quote