Jakarta, Gesuri.id - Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengenai kekuasaan yang bukan milik seseorang selamanya sebagai prinsip negara demokrasi menuai tanggapan dari internal partai politik.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menilai pilar yang disampaikan AHY merupakan prinsip dasar demokrasi yang menekankan bahwa kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Apa yang dijelaskan Pak AHY memang prinsip dasar dalam negara demokrasi: kekuasaan berada di tangan rakyat, bukan di tangan seseorang," ujar Andreas, Selasa (8/9).
Andreas mengingatkan bahwa kekuasaan absolut berpotensi memicu perlawanan rakyat.
Ia merujuk pada sejarah monarki absolut Prancis di bawah kepemimpinan Raja Louis XIV (1643–1715) yang mempopulerkan doktrin L'état, c'est moi (negara adalah saya).
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Praktik tersebut pada akhirnya memicu Revolusi Prancis (1789–1799) pada masa pemerintahan Louis XVI.
Sebelumnya, AHY menegaskan bahwa rekam jejak Partai Demokrat yang pernah berada di dalam maupun luar pemerintahan membuktikan konsistensi partai dalam mengedepankan nilai-nilai demokrasi.

















































































