Ikuti Kami

MBG Saat Ramadan, Juwita Wulandari Minta Penjelasan Satgas Hingga Dinas

Kami ingin minta penjelasan bagaimana penyaluran MBG saat puasa.

MBG Saat Ramadan, Juwita Wulandari Minta Penjelasan Satgas Hingga Dinas
Ketua DPRD Kabupaten Lebak Juwita Wulandari - Foto: Istimewa

Lebak, Gesuri.id - Ketua DPRD Kabupaten Lebak Juwita Wulandari memanggil koordinator wilayah (Korwil), Satuan Tugas (Satgas), Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan untuk membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama puasa Ramadan, di Ruang Badan Musyawarah (Bamus), Jumat (13/2/2026).

“Kami ingin minta penjelasan bagaimana penyaluran MBG saat puasa. Termasuk menu dan juga kandungan gizinya tentu harus juga terpenuhi,” kata Juwita.

Ia menjelaskan, DPRD perlu memperoleh penjelasan detail dari Korwil BGN maupun Satgas terkait menu dan skema pendistribusian MBG kepada siswa serta kelompok B3 (Bumil, Busui dan Balita non PAUD). Menurutnya, meskipun MBG merupakan program Pemerintah Pusat, berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat tetap disampaikan kepada DPRD.

“Untuk itu kami perlu mengundang pihak-pihak terkait untuk mengetahui secara detail menu dan konsep pendistribusiannya, termasuk beberapa hal yang perlu dibahas bersama untuk menjadi bahan evaluasi,” ucap Juwita.

Sementara itu, Korwil BGN Kabupaten Lebak, Asep Royani, menyampaikan bahwa program MBG akan tetap berjalan selama Ramadan dan dijadwalkan dimulai pada 23 Februari.

“Tetap berjalan normal, hanya saja bentuk menunya berbeda karena dikhususkan memiliki daya tahan lebih awet agar bisa dimakan pada saat waktu berbuka puasa tanpa mengurangi nilai gizi dan berdampak buruk bagi kesehatan,” ujar Asep.

Ia menambahkan, meskipun terdapat masukan agar penyaluran MBG dilakukan di luar jam sekolah atau menjelang waktu berbuka, pihaknya tetap mengikuti arahan Badan Gizi Nasional (BGN) bahwa pengiriman dilakukan sesuai jadwal biasanya.

“Pertimbangan BGN kalau dilakukan di luar jam pelajaran akan menyulitkan karena harus mengarahkan orang tua atau siswa untuk datang kembali hanya mengambil MBG. Jadi disiasati hanya pada menunya saja yang memang awet sampai waktu berbuka,” pungkasnya.

Quote