Ikuti Kami

Mendagri Ungkap Oknum Aparatur Desa Terlibat Gerakan Politik

Seharusnya organisasi kepala desa, organisasi mantan kepala desa, organisasi perangkat desa, tidak digerakkan oleh elemen-elemen politik 

Mendagri Ungkap Oknum Aparatur Desa Terlibat Gerakan Politik
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Jakarta, Gesuri.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengakui ada oknum aparatur desa yang terlibat gerakan-gerakan politik tertentu pada pilpres 2019. 

Menurut Tjahjo, seharusnya organisasi kepala desa, organisasi mantan kepala desa, organisasi perangkat desa, tidak digerakkan oleh elemen-elemen politik.

Baca: Mendagri Dukung Keputusan Anies, Tapi …

Aparatur negara boleh memiliki sikap politik, namun tidak dengan bergabung dalam organisasi yang berafiliasi dengan partai politik. Boleh berempati, berpartisipasi, atau menjadi bagian dari partai politik. 

“Tapi kepala desa, kalau bisa organisasinya satu, itu yang kami harapkan," ujar dia.

Ia mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memenuhi segala tuntutan dan kebutuhan perangkat desa dalam menunjang kinerjanya. 

Baca: Pemerintah Tegaskan Situasi Politik Tanah Air Aman

"Penerimaannya setingkat dengan golongan II, termasuk gaji THR, gaji keempat belas juga, dan tunjangan-tunjangan lainya sudah dipenuhi oleh Bapak Presiden," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Menyikapi kasus itu, Kemendagri mengumpulkan seluruh kepala desa untuk mengingatkan kembali fungsinya untuk melayani masyarakat dan bukan untuk kepentingan golongan tertentu. Perangkat desa semestinya bersikap netral.

Quote