Ikuti Kami

Muhammad Abdul Azis Sefudin Dorong Penguatan Literasi Kebencanaan 

Upaya ini dinilai penting sebagai bagian dari pendidikan karakter, terutama bagi generasi muda yang hidup di wilayah rawan bencana.

Muhammad Abdul Azis Sefudin Dorong Penguatan Literasi Kebencanaan 
Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Abdul Azis Sefudin.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Abdul Azis Sefudin mendorong penguatan literasi kebencanaan agar masuk dalam kurikulum sekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler. 

Upaya ini dinilai penting sebagai bagian dari pendidikan karakter, terutama bagi generasi muda yang hidup di wilayah rawan bencana seperti Indonesia.

Azis menegaskan edukasi kebencanaan tidak cukup hanya bersifat insidental saat terjadi bencana, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

"Kita tidak bisa hanya reaktif. Literasi kebencanaan harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan mitigasi yang baik," ujar Azis, dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 6 April 2026.

Menurut Azis, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter tangguh terhadap bencana. Melalui integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum maupun aktivitas ekstrakurikuler seperti simulasi evakuasi, pelatihan dasar tanggap darurat, hingga pengenalan risiko bencana lokal, siswa dapat dibekali pemahaman yang aplikatif.

"Materi kebencanaan ini bisa dikemas secara kontekstual dan menarik, tidak harus selalu dalam bentuk teori di kelas. Bisa melalui praktik langsung, simulasi, bahkan kolaborasi dengan pihak terkait agar siswa benar-benar paham apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi," tambah Azis.

Azis juga menilai pendekatan pendidikan karakter berbasis kebencanaan akan membangun sikap disiplin, gotong royong, serta kepedulian sosial di kalangan pelajar.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

"Ini membentuk karakter yang tangguh bencana sekaligus membangun solidaritas dan kepedulian terhadap sesama saat menghadapi situasi darurat," kata politisi muda PDI Perjuangan ini.

Legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Barat III (Kabupaten Cianjur-Kota Bogor) ini mendorong pemerintah, khususnya kementerian terkait, untuk menyusun kebijakan yang mendorong integrasi literasi kebencanaan secara sistematis di dunia pendidikan. Selain itu, sinergi dengan lembaga kebencanaan dan pemerintah daerah dinilai penting agar materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan potensi risiko di masing-masing wilayah.

Quote