Ikuti Kami

PDI Perjuangan Ingatkan Kota Makassar Terancam Krisis Hijau

Menurut Andi, tren tersebut bukan sekadar mengurangi bentangan sawah yang tersisa

PDI Perjuangan Ingatkan Kota Makassar Terancam Krisis Hijau

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan, Andi Tenri Uji Idris, mengingatkan kota Makassar kian kehilangan identitas ruang hijaunya di tengah derasnya arus pembangunan infrastruktur, perumahan, hingga pusat perbelanjaan.

Sorotan tajam datang dari parlemen kota Makassar tersebut akibat semakin maraknya alih fungsi lahan persawahan di Makassar.

Lebih lanjut, m‎enurut Andi, tren tersebut bukan sekadar mengurangi bentangan sawah yang tersisa, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem perkotaan.

“Kalau laju pembangunan tidak diimbangi dengan perlindungan kawasan hijau, wajah Makassar bisa benar-benar kehilangan ruang produktifnya hanya dalam hitungan tahun,” ungkapnya, dikutip dari beritakotamakassar.co, Jumat (29/8).

‎‎Ia menilai, dampak alih fungsi sawah bukan hanya estetika. Kehilangan lahan produktif berarti berkurangnya daerah resapan air, meningkatnya suhu udara di perkotaan, dan ancaman krisis pangan yang bisa membebani kota besar seperti Makassar. 

“Masalah ini bukan sederhana. Ini ancaman nyata untuk generasi yang akan datang,” tegasnya

‎‎Namun, persoalan menjadi kian rumit karena sebagian besar lahan sawah berada di tangan masyarakat. Faktor ekonomi dan perubahan gaya hidup membuat warga lebih memilih menjual lahannya. 

“Sebenarnya kita tidak bisa menahan orang untuk menjual lahannya. Ada yang karena kebutuhan ekonomi, ada pula yang memang tidak ingin lagi jadi petani karena wilayah ini sudah berubah jadi kawasan perkotaan,” jelasnya.

Quote