Ikuti Kami

Sambangi Padang Lawas, Rapidin Simbolon Duduk Lesehan Serap Aspirasi Petani Sawit

Rapidin menegaskan bahwa persoalan sawit akan menjadi prioritas yang terus diperjuangkan partainya.

Sambangi Padang Lawas, Rapidin Simbolon Duduk Lesehan Serap Aspirasi Petani Sawit
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon.

Padang Lawas, Gesuri.id– Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, melanjutkan safari penyaluran hewan kurban ke sejumlah desa terpencil di Kabupaten Padang Lawas, Rabu (27/5/2026). 

Momentum Iduladha 1447 Hijriah ini tidak hanya diisi dengan pembagian sapi kurban, tetapi juga dimanfaatkan Rapidin untuk berdialog langsung dan menyerap aspirasi warga di akar rumput.

​Setelah menuntaskan agenda di Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Selatan pada hari sebelumnya, rombongan PDI Perjuangan Sumut bergerak menuju Desa Ujung Batu IV dan Desa Transpir di Kecamatan Huta Raja Tinggi.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN

​Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah. Rombongan harus membelah jalur perkebunan sawit dan melintasi jalanan desa yang sebagian kondisinya masih rusak parah.

​​Meski menempuh perjalanan yang melelahkan, suasana berubah hangat setibanya Rapidin di lokasi. Mantan Bupati Samosir ini datang tanpa pengawalan ketat. Ia memilih duduk lesehan bersama warga di atas tikar, di bawah rindangnya pohon kelapa sawit.

​Dalam suasana santai namun sarat isi tersebut, warga bergantian menyampaikan keluh kesah mereka. Mulai dari kondisi ekonomi pascapandemi, kebutuhan perbaikan musala, hingga fluktuasi harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang menjadi urat nadi perekonomian petani setempat.

​Menanggapi hal itu, Rapidin menegaskan bahwa persoalan sawit akan menjadi prioritas yang terus diperjuangkan partainya, terutama menyangkut kepastian harga dan perlindungan bagi petani kecil.

​“Petani sawit jangan sampai terus berada di posisi yang lemah. Negara harus hadir, dan kami di PDI Perjuangan akan terus mengawal aspirasi masyarakat terkait stabilitas harga sawit ini,” ujar Rapidin tegas.

​Selain masalah pertanian, tokoh agama setempat, Ustadz JP Lubis, turut menyampaikan aspirasi terkait renovasi ruang musala di Desa Transpir agar warga dapat beribadah dengan lebih nyaman. Rapidin memastikan usulan tersebut telah dicatat untuk segera diperjuangkan bersama kader partai di tingkat daerah.

​“Rumah ibadah yang membutuhkan perbaikan adalah tanggung jawab sosial kita bersama. Pembangunan itu bukan cuma soal jalan dan gedung megah, melainkan juga merawat ruang kebersamaan masyarakat,” tambahnya.

​Di sela-sela dialog, Rapidin menyisipkan pendidikan politik dengan mengajak warga menjaga nilai-nilai Pancasila dan merawat keberagaman. Ia mengingatkan agar momentum politik tidak menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat.

​“Politik jangan memecah belah kita. Kita mungkin berbeda suku atau agama, tetapi tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Semangat gotong royong dan saling membantu inilah yang wajib kita jaga,” pesan Rapidin.

Baca: Ganjar Beri Kunci Untuk Dapatkan Pekerjaan Bagi Generasi Muda

Sebagai agenda utama, penyerahan hewan kurban berupa sapi dilakukan secara simbolis kepada masyarakat Desa Ujung Batu IV dan Desa Transpir. Rapidin menginstruksikan agar pendistribusian daging kurban diprioritaskan bagi masyarakat kecil dan kaum duafa.

​“Pastikan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jangan sampai ibadah kurban ini terjebak pada seremonial belaka. Esensinya adalah rakyat kecil harus merasakan langsung manfaatnya,” tutup Rapidin.

​Aksi turun ke lapangan ini mendapat apresiasi mendalam dari tokoh masyarakat Desa Ujung Batu IV, Abdus Salam Siregar. Ia mengaku terharu atas kesediaan pimpinan PDIP Sumut yang mau melintasi jalanan rusak demi menemui warga di desa mereka.

Quote