Landak, Gesuri id - Anggota Komisi XII dan Badan Anggaran DPR RI, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H., membuka kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diikuti ratusan mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo di Aula Kantor Bupati Landak, Kalimantan Barat, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Landak serta pimpinan dan jajaran Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo. Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Heri Adiwijaya, S.E., hadir sebagai pemateri, sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Landak, Yosep, S.E., bertindak sebagai moderator.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Dalam sambutannya, Cornelis menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga persatuan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.
"Saudara-saudara mahasiswa adalah generasi terdidik yang nantinya akan mengambil peran penting dalam masyarakat. Jadilah orang yang memiliki pengetahuan, karakter, dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara," ujar Cornelis.
Cornelis menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI mencakup Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui sikap menaati hukum, serta berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
"Mahasiswa harus berani berpikir kritis, berani bertanya, dan berani menyampaikan pendapat. Tetapi ingat, kritik harus berdasarkan pengetahuan, fakta, dan aturan hukum. Itulah pentingnya pendidikan, supaya kita tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar," tegasnya.
Lebih lanjut, mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode tersebut mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menuntut generasi muda untuk semakin bijaksana dalam menyikapi berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak melupakan daerah asalnya setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, Kalimantan Barat membutuhkan sumber daya manusia yang berpendidikan, memiliki integritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
"Kalimantan Barat membutuhkan anak-anak muda yang mampu berpikir, bekerja, dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat. Kalian adalah pemimpin selanjutnya setelah kami, maka dari itu pahami empat pilar ini" pesannya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Cornelis berharap mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo dapat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

















































































