Ikuti Kami

Tekan Stunting dan TB, Vita Ervina Ajak Komunitas Perempuan Magelang Perkuat Germas

Langkah preventif ini dinilai menjadi strategi efektif dalam menekan angka stunting.

Tekan Stunting dan TB, Vita Ervina Ajak Komunitas Perempuan Magelang Perkuat Germas
Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina,.

Magelang, Gesuri.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, menegaskan pentingnya penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk membangun kesadaran pola hidup sehat. 

Langkah preventif ini dinilai menjadi strategi efektif dalam menekan angka stunting sekaligus memutus rantai penularan tuberkulosis (TB) mulai dari lingkungan keluarga.

​Hal tersebut disampaikan Vita saat menghadiri sosialisasi Germas di Aula Gedung Galang Livin, Kabupaten Magelang, Jumat (10/7/2026).

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​“Edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini. Kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama mencegah stunting dan TB, minimal dimulai dari lingkungan keluarga,” ujar politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

​Dalam kegiatan ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Sekretariat Jenderal SDM Kesehatan menggandeng komunitas perempuan lintas iman. Kolaborasi berbasis kelompok tersebut diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Magelang yang saat ini masih berada di atas target nasional sebesar 14 persen.

​Menurut Vita, tantangan penanganan stunting memerlukan intervensi menyeluruh serta sinergi antara kebijakan pemerintah pusat, pelaksanaan program di tingkat daerah, hingga peran aktif masyarakat.

​“Kita ingin kesadaran masyarakat terbangun melalui sinergi kebijakan Kemenkes—seperti program CKG—serta peran aktif dari puskesmas,” jelasnya.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

​Selain pemenuhan gizi untuk mencegah stunting, sosialisasi ini juga mengedukasi masyarakat terkait pencegahan dan pengendalian TB. Komunitas perempuan dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi gejala awal penyakit menular tersebut di rumah.

​Meskipun data rinci kasus TB di Kabupaten Magelang masih dikoordinasikan dengan dinas kesehatan setempat, Kemenkes menilai keterlibatan aktif warga adalah kunci utama memutus mata rantai penularan.

​“Kami mengajak komunitas wanita Katolik dan Kristen untuk mengambil peran: mengenali gejala TB di sekitar mereka, melakukan pencegahan, dan membantu mengedukasi warga agar mau menjalani pengobatan hingga tuntas,” pungkas Vita.

Quote