Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mengatakan peluang kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) melalui jalur diplomasi parlemen masih sangat besar untuk terus dikembangkan.
Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan delegasi Parlemen UEA yang dipimpin Yang Mulia Ali Rashid Al Nuaimi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Rabu (8/7/2026).
"Inti kedatangan Beliau adalah memperkuat hubungan kedua negara, tidak hanya government to government, tetapi juga Parliament to Parliament," ujar Politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Utut menyambut baik kunjungan delegasi Parlemen UEA sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi parlemen sekaligus meningkatkan hubungan strategis antara Indonesia dan UEA. Menurutnya, hubungan kedua negara tidak cukup dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga perlu diperkuat melalui komunikasi antarlembaga legislatif.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut Utut, delegasi Parlemen UEA juga menyampaikan komitmen pemerintahnya untuk melindungi tidak hanya warga negara UEA, tetapi juga warga negara asing ketika terjadi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, Utut menyambut positif komitmen peningkatan investasi UEA di Indonesia. Menurutnya, hubungan ekonomi kedua negara masih memiliki ruang yang luas untuk terus dikembangkan, termasuk di sektor pariwisata.
"Saya juga menyampaikan agar jumlah wisatawan dari UEA ke Indonesia bisa terus meningkat. Saat ini jumlahnya masih sekitar 8.500 orang. Harapannya tentu bisa jauh lebih besar karena masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Dubai maupun Abu Dhabi juga semakin banyak," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan adanya usulan dari pihak UEA untuk memperkuat komunikasi antarlembaga parlemen melalui pertemuan virtual apabila terdapat isu-isu penting yang membutuhkan koordinasi secara cepat.
Sementara itu, Ketua Delegasi Parlemen UEA, Ali Rashid Al Nuaimi, mengatakan kunjungan tersebut merupakan wujud komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan melalui jalur diplomasi parlemen.
"Kami berada di Parlemen Indonesia untuk mengaktifkan diplomasi parlemen dan bergabung dengan saudara-saudara kami di Parlemen Indonesia guna meningkatkan hubungan kedua negara. Kami ingin memastikan selalu ada keterlibatan yang memberikan nilai tambah bagi hubungan antara UEA dan Indonesia," ujarnya.
Menurut Ali Rashid Al Nuaimi, hubungan Indonesia dan UEA terus berkembang dengan prospek kerja sama yang semakin luas. Ia menilai parlemen memiliki peran penting dalam menjaga momentum tersebut melalui penguatan komunikasi dan kolaborasi di berbagai bidang.
Selain hubungan bilateral, ia juga mendorong Indonesia dan UEA memperkuat kerja sama dalam forum-forum multilateral karena kedua negara memiliki banyak nilai dan kepentingan bersama untuk menghadapi berbagai tantangan global.
"Kami melihat banyak nilai bersama yang dapat terus dipromosikan. Tujuannya bukan hanya untuk kepentingan Indonesia dan UEA, tetapi juga untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi dunia," ucapnya.
Delegasi UEA juga berharap Indonesia, sebagai salah satu negara penggerak di ASEAN, dapat mendorong keterlibatan parlemen negara-negara ASEAN dalam forum komunikasi tersebut guna memperkuat saling pengertian dan memperluas kerja sama kawasan melalui diplomasi parlemen.

















































































