Gresik, Gesuri.id - Lantunan sholawat dan doa menggema di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir dengan khidmat dalam kegiatan Gresik Bersholawat, yang menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW, serta memanjatkan doa bagi keberkahan dan keselamatan masyarakat.
Antusiasme jamaah terlihat sejak awal acara. Tidak hanya berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, jamaah juga datang dari sejumlah daerah tetangga, di antaranya Surabaya dan Lamongan, untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Hadir pula tamu undangan dari daerah sekitar, alim ulama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawasul, kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Ta’lim dan Sholawat Az-Zahir dari Pekalongan. Ribuan jamaah mengikuti setiap lantunan sholawat dengan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana religius di lingkungan pusat pemerintahan Kabupaten Gresik.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah yang memenuhi halaman Kantor Pemkab Gresik. “Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh jamaah dan elemen masyarakat yang telah hadir. Semoga majelis sholawat ini semakin mempererat kekompakan kita serta menambah kecintaan kita kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW,” ujar Bupati Yani, dikutip Jumat (16/10/2026).
Bupati juga berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Ia mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa agar daerah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari berbagai musibah, serta diberikan kemakmuran dan kesejahteraan.
“Mudah-mudahan Gresik senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah dan bencana, serta doa-doa kita dikabulkan. Semoga hujan segera turun dan menjadi pembawa keberkahan, serta seluruh jamaah yang hadir diberikan rezeki yang melimpah dan barokah,” tambahnya.
Selain mendoakan Kabupaten Gresik, Bupati Yani turut mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian kepada daerah lain yang tengah menghadapi musibah. Menurutnya, doa dan solidaritas merupakan bagian penting dalam membangun kepedulian antarsesama.
“Mari kita selipkan doa agar musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta berbagai bencana lain di daerah lain, dapat segera teratasi,” ajaknya.
Setelah rangkaian sholawat dan doa, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Anwar Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah, Bojonegoro. Dalam ceramahnya yang disampaikan dengan gaya khas, diselingi humor dan pesan-pesan yang mudah dipahami, KH. Ahmad Anwar Zahid mengajak jamaah untuk senantiasa menjadikan kebaikan sebagai landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan bahwa setiap tindakan hendaknya diawali dengan niat yang baik, disertai perkataan, pemikiran, dan perbuatan yang baik pula.
“Tugas utama kita adalah menjadi orang baik. Dalam menjalani seluruh aktivitas kehidupan ini, mari kita niatkan yang baik, ucapkan yang baik, pikirkan yang baik, dan kerjakan yang baik. Insyaallah, dunia dan akhirat akan membawa kebaikan,” pesan KH. Anwar Zahid di hadapan ribuan jamaah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak menyombongkan harta, ilmu, maupun jabatan yang dimiliki. Menurutnya, segala sesuatu yang dimiliki manusia merupakan titipan Allah SWT yang harus disyukuri dan dimanfaatkan untuk kebaikan.
“Manusia itu aslinya tidak punya apa-apa. Kita lahir tidak membawa apa-apa dan nanti akan kembali tidak membawa apa-apa. Semua milik Allah. Kalau ada orang yang merasa memiliki atau menyombongkan hartanya, itu aneh. Mari kita berlomba-lomba membuat cerita hidup yang baik melalui amal saleh,” tuturnya.

















































































