Jakarta, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Murung Raya, Kabik Amas Jasikha, menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Momentum Peringatan Hari Dharma Wanita Nasional ke-21 pada Selasa (5/8/2026) dinilai menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga dalam mendorong kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Dharma Wanita adalah arsitek peradaban. Dari rahim keluarga yang sehat, lahirlah SDM unggul. Dari meja makan yang sejahtera, lahirlah pekerja keras. Ketika Ibu-ibu Dharma Wanita berdaya, maka Murung Raya akan berlari lebih cepat menuju kemajuan,” ujar Kabik Amas di Puruk Cahu, Selasa (4/8/2026).
Kabik Amas menilai pemberdayaan perempuan tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh ketahanan keluarga yang dibangun melalui peran aktif perempuan.
Senada dengan Kabik Amas, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Murung Raya, Nisha Anggraeni, menilai Dharma Wanita Persatuan (DWP) telah berkembang menjadi organisasi yang memiliki kontribusi penting dalam pembangunan daerah.
“Hari ini Dharma Wanita bukan hanya jago urusan domestik. Mereka adalah penggerak ekonomi kreatif, pelopor kesehatan keluarga, agen literasi digital, dan benteng terakhir pelestarian budaya Dayak. Perempuan Murung Raya harus terus didorong naik kelas, dari ruang keluarga menuju ruang-ruang strategis pembangunan,” ucap Nisha.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan DWP di Murung Raya, mulai dari pembinaan UMKM, edukasi pengasuhan anak (parenting), penguatan Posyandu aktif, hingga pelestarian lingkungan, telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka stunting dan mengurangi kemiskinan.
Menanggapi kontribusi tersebut, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Murung Raya menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada hak-hak perempuan, perlindungan anak, serta penguatan ketahanan keluarga melalui regulasi dan dukungan anggaran.
“Tugas kami di legislatif adalah memastikan setiap anggaran dan regulasi memiliki kacamata gender. Kami akan terus berkolaborasi dengan Dharma Wanita agar program-programnya tepat sasaran dan berdampak luas. Selamat HUT ke-21. Teruslah berkarya dan menginspirasi. Karena jika perempuan maju, maka Murung Raya dan Indonesia pasti maju,” pungkas kedua Srikandi PDI Perjuangan tersebut menutup pernyataannya.

















































































