Beltim, Gesuri.id - Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten menilai kehadiran Kinikawa Coffee di Manggar menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap potensi ekonomi daerah. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Grand Opening Kinikawa Coffee cabang ke-13 di Manggar, Jumat (23/10/2026).
“Ini berarti banyak pengusaha percaya bahwa Belitung Timur punya masa depan. Makanya orang berinvestasi. Minggu kemarin baru K2 Fitness, sekarang ada lagi Kinikawa Coffee,” ujar Kamarudin.
Menurut Kamarudin, masuknya usaha baru ke Beltim menunjukkan bahwa daerah tersebut semakin dilirik sebagai wilayah yang memiliki prospek investasi. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap perkembangan dunia usaha, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia juga melihat bisnis kedai kopi memiliki peluang tersendiri di Beltim. Selain menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat, budaya ngopi telah melekat kuat dan menjadi salah satu karakter sosial masyarakat setempat.
“Orang tahu Belitung Timur ini punya bukan saja potensi, kita punya julukan seribu satu warung kopi. Yang pastinya anak muda sekarang ada pilihan baru untuk tempat nongkrong,” kata Kamarudin.
Kehadiran Kinikawa Coffee pun dinilai tidak sekadar menambah pilihan tempat berkumpul bagi masyarakat. Lebih dari itu, keberadaan usaha tersebut turut memperkaya pilihan ruang interaksi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di daerah.
Grand Opening Kinikawa Coffee tersebut turut dihadiri Camat Manggar Suharman dan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim Oripantoro.
Sementara itu, CEO Kinikawa Coffee Oscar Andrean mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Beltim, khususnya kehadiran Bupati Kamarudin Muten dalam peresmian tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan usaha dan UMKM di daerah.
“Saya berterima kasih buat warga Manggar khususnya dan Beltim pada umumnya yang sudah support. Alhamdulillah kita juga ada beberapa barista ini asli Manggar. Jadi memang kita mau rekrut orang lokal,” ungkap Oscar.
Keterlibatan tenaga kerja lokal menjadi salah satu komitmen Kinikawa Coffee dalam menjalankan usahanya di Manggar. Perekrutan barista asal daerah setempat diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
Oscar menilai budaya ngopi di Beltim memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Menurutnya, aktivitas menikmati kopi kini tidak lagi terbatas pada kelompok usia tertentu, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat lintas generasi.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Kinikawa Coffee memilih Manggar sebagai salah satu lokasi pengembangan usahanya. Kebiasaan masyarakat berkumpul sambil menikmati kopi dinilai memiliki karakter yang sejalan dengan konsep usaha yang ditawarkan Kinikawa Coffee.
“Dengan adanya kami di sini, mudah-mudahan bisa memberi warna baru untuk perkopian di Manggar,” harap Oscar.
Kehadiran Kinikawa Coffee di Manggar pada akhirnya tidak hanya menambah pilihan tempat menikmati kopi. Cabang ke-13 tersebut juga membawa harapan baru terhadap tumbuhnya aktivitas ekonomi, keterlibatan tenaga kerja lokal, serta semakin beragamnya ruang berkumpul bagi masyarakat Beltim.

















































































