Jakarta, Gesuri.id - Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menjadikan momentum pertambahan usia ke-42 sebagai ruang refleksi dan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidupnya. Vanda genap berusia 42 tahun, Selasa (11/8/2026).
“Tentu hal ini membuat saya berterima kasih yang utama kepada Tuhan Yesus dalam penyertaan-Nya di setiap musim kehidupan,” ungkap Vanda Sarundajang.
Vanda mengatakan, pertambahan usia bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk kembali merenungkan berbagai berkat dan pencapaian yang telah dilalui dalam perjalanan kehidupannya.
Ia menyampaikan rasa syukur karena hingga usia 42 tahun, dirinya masih merasakan penyertaan Tuhan dalam berbagai fase kehidupan. Menurutnya, perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa kasih Tuhan selalu hadir dalam setiap musim kehidupan.
Vanda juga merefleksikan bahwa usia manusia memiliki batas yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta. Namun, kasih Tuhan diyakininya mampu melampaui segala zaman.
Dalam refleksinya, Vanda menyadari bahwa penyertaan Tuhan dalam kehidupannya merupakan sesuatu yang sempurna dan patut disyukuri.
“Saya sangat menyadari mengalami bahwa memang rancangan Tuhan penuh damai. Inilah yang membuat pribadi saya tak henti-hentinya bersyukur kepada-Nya, ” ujarnya.
Selain bersyukur atas penyertaan Tuhan, Vanda juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dilahirkan dan dibesarkan di tengah keluarga yang menerapkan kedisiplinan dalam berbagai aspek kehidupan.
“Untuk segala yang saya boleh alami dan sedang rasakan saat ini, hanya ada ungkapan syukur dan terima kasih untuk semua keluarga dan kerabat,” katanya.
Bagi Vanda, keluarga dan kerabat memiliki tempat penting dalam perjalanan hidupnya. Dukungan serta nilai-nilai yang diperoleh sejak kecil menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses kehidupannya hingga saat ini.
Pada momentum pertambahan usianya, Vanda juga mengenang sosok ayahnya, almarhum Sinyo Harry Sarundajang, yang dinilainya memiliki peran besar dalam perjalanan kehidupan dan kariernya.
“Papa adalah sosok panutan di tengah keluarga. Ia akan selalu menjadi inspirasi bagi saya dan keluarga,” harapnya.
Refleksi tersebut menjadi bagian dari rasa syukur Vanda Sarundajang dalam menyambut usia ke-42. Baginya, pertambahan usia bukan hanya tentang bertambahnya waktu, tetapi juga kesempatan untuk semakin menghargai penyertaan Tuhan, keluarga, dan orang-orang yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

















































































