Ikuti Kami

1.700 Kader Banteng Kebumen Kumpul, Konsolidasi Lewat Musancab

Saiful Hadi: Yang datang bukan hanya pengurus PAC, tetapi juga ketua, sekretaris, dan bendahara ranting desa se-Kebumen.

1.700 Kader Banteng Kebumen Kumpul, Konsolidasi Lewat Musancab
Suasana Hotel Candisari Karanganyar, Kebumen, Kamis (21/5), dipenuhi ribuan kader PDI Perjuangan. Sekitar 1.700 kader dari berbagai tingkatan partai berkumpul dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kebumen yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen, Saiful Hadi, menyebut Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kebumen menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput. 

Kegiatan yang digelar di Hotel Candisari Karanganyar, Kebumen, Kamis (21/5), itu dihadiri sekitar 1.700 kader dari berbagai tingkatan partai.

“Yang datang bukan hanya pengurus PAC, tetapi juga ketua, sekretaris, dan bendahara ranting desa se-Kebumen. Total peserta mencapai sekitar 1.700 orang,” kata Saiful Hadi.

Musancab DPC PDI Perjuangan Kebumen digelar dalam dua tahap, yakni sesi pagi yang diikuti 12 Pengurus Anak Cabang (PAC) dan sesi siang yang dihadiri 14 PAC lainnya dari seluruh wilayah Kabupaten Kebumen. Setelah musyawarah selesai, agenda dilanjutkan dengan pelantikan kepengurusan baru 26 PAC oleh jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Juli Krisdianto dan Taufik Nurhidayat, jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kebumen, hingga pengurus ranting desa.

Menurut Saiful, forum Musancab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi kader untuk memperkuat perjuangan partai di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Saiful Hadi menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar kader partai tidak hanya fokus pada agenda pemilu maupun perebutan kursi politik semata.

“Kader partai harus mampu menjawab kebutuhan rakyat. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan, kader PDI Perjuangan harus berada di garis depan membantu memberikan solusi,” ujarnya.

Saiful optimistis semangat gotong royong dan kekompakan kader yang terlihat selama Musancab menjadi modal kuat menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai soliditas partai di Kebumen saat ini semakin menguat.

“PDI Perjuangan harus tetap hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya bicara politik, tetapi juga ikut memikirkan persoalan kemiskinan, pertanian, sosial budaya, hingga kesejahteraan rakyat,” tegas anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Taufik Nurhidayat, mengapresiasi jalannya Musancab yang dinilai berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar selama diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

“Aja rumangsa bisa, nanging sing bisa rumangsa. Jangan merasa paling pintar ataupun paling hebat. Semua harus berjalan bersama demi menjaga soliditas partai,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan utama PDI Perjuangan terletak pada kebersamaan dan kerja kolektif. Karena itu, para pengurus PAC yang baru dilantik diminta menjaga kekompakan dan terus bergerak bersama rakyat.

“Perjuangan politik harus dijalankan dengan gotong royong. Tidak ada yang paling super dalam partai. Semua bergerak bersama untuk memenangkan PDI Perjuangan dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Quote