Jakarta, Gesuri.id — Booth Pojok Pemikiran Bung Karno hadir dalam acara Merah Muda Fest 2026 yang digelar di Lapangan Banteng, Minggu (25/10).
Kehadiran booth ini bertujuan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh pemikiran Soekarno, tidak hanya sebagai proklamator kemerdekaan, tetapi juga sebagai tokoh pemikir bangsa.
Penanggung jawab Booth Pojok Pemikiran Bung Karno, Imam Haryo Pradigdo, menjelaskan bahwa pendirian booth tersebut merupakan inisiatif Ketua DPP Bidang Kreatif dan Ekonomi Digital, Pramana Prabowo. Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong generasi muda agar lebih mengenal gagasan dan pemikiran Bung Karno melalui kegiatan literasi di tengah rangkaian Merah Muda Fest 2026.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
“Teman-teman muda bisa belajar tentang Bung Karno. Tidak hanya mengenal Bung Karno sebagai proklamator, tetapi juga sebagai pemikir,” ujar Imam Haryo Pradigdo saat diwawancarai di booth Pojok Pemikiran Bung Karno, Lapangan Banteng.
Menurut Imam, masih banyak pemikiran Bung Karno yang belum diketahui oleh generasi muda. Oleh karena itu, booth tersebut menyediakan berbagai bahan bacaan yang membahas gagasan dan pemikiran Bung Karno agar dapat diakses oleh pengunjung, khususnya kalangan anak muda yang ingin memperluas wawasan sejarah dan kebangsaan.
Untuk mendukung tujuan tersebut, pengelola menyediakan koleksi buku antik, buku eksklusif, serta bahan bacaan yang relatif sulit ditemukan di pasaran. Pengunjung dapat membaca dan mempelajari koleksi tersebut secara gratis tanpa dibatasi waktu selama berada di booth. “Kita siapkan buku-buku yang antik, eksklusif, yang jarang beredar di pasaran. Jadi, teman-teman bisa gratis membaca dan menggali pemikiran Bung Karno,” kata Imam.
Ia menambahkan, fasilitas membaca tersebut dirancang agar pengunjung memiliki keleluasaan untuk mendalami materi yang tersedia. Dengan waktu kunjungan yang fleksibel, pengunjung dapat menghabiskan waktu lebih lama untuk membaca dan memahami berbagai gagasan Bung Karno, sesuai dengan minat masing-masing.
Imam berharap kehadiran Pojok Pemikiran Bung Karno dapat meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap sosok Bung Karno secara lebih menyeluruh. “Harapannya, generasi muda lebih mengenal Bung Karno, bukan sekadar sebagai Bapak Bangsa dan proklamator, tetapi juga memahami pemikiran-pemikiran intinya,” tuturnya.
Baca: Berita kumpulan ganjar pranowo hari ini
Selain menyediakan buku untuk dibaca di tempat, pengelola juga membagikan buku secara gratis kepada pengunjung. Koleksi yang disediakan mencakup buku dan komik. Berdasarkan keterangan Imam, hingga pukul 12.00 WIB pada saat wawancara berlangsung, jumlah pengunjung yang telah terjangkau mencapai sekitar 30 persen dari target yang ditetapkan.
Pengelola menargetkan sekitar 500–600 pengunjung untuk singgah dan mengakses fasilitas di booth tersebut. Capaian awal itu membuat pengelola memperkirakan target dapat terpenuhi lebih cepat dari perkiraan. Melalui Pojok Pemikiran Bung Karno, Merah Muda Fest 2026 tidak hanya menjadi ruang berkumpul bagi generasi muda, tetapi juga menghadirkan kesempatan untuk mengenal sejarah dan pemikiran tokoh bangsa melalui kegiatan membaca.

















































































