Sumedang, Gesuri.id – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan bahwa restrukturisasi kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Asep Rony Hidayat bukan sekadar agenda formalitas.
Konsolidasi ini menjadi momentum bagi partai untuk memperkuat kehadiran di tengah masyarakat.
Ono menjelaskan, pembentukan struktur organisasi di berbagai tingkatan bertujuan untuk memastikan mesin partai bergerak serentak merespons persoalan riil di lapangan.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
"Kami sedang mempersiapkan struktur partai secara matang. Ini adalah bagian dari konsolidasi menyeluruh," ujar Ono saat ditemui awak media di sela kegiatannya.
Ono menekankan bahwa konsolidasi tidak boleh hanya berhenti di atas kertas. Seluruh jajaran, mulai dari tingkat DPC, PAC (Pimpinan Anak Cabang), hingga Ranting dan Anak Ranting, diinstruksikan untuk aktif turun ke bawah. Hal ini mendesak dilakukan mengingat kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang dinilainya masih menghadapi tantangan berat.
“Konsolidasi ini penting karena kondisi masyarakat sedang tidak baik-baik saja secara ekonomi. Ada banyak masalah sosial dan kesehatan, seperti banyaknya kepesertaan BPJS yang dinonaktifkan,” terang Ono.
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo
Selain kesehatan, persoalan pendidikan juga menjadi atensi utama PDI Perjuangan. Ono menyoroti fenomena ijazah siswa yang tertahan hingga angka putus sekolah yang masih memprihatinkan di beberapa wilayah.
Ia meminta kader-kader PDI Perjuangan tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi harus mampu memberikan solusi konkret atas permasalahan tersebut.
“Kehadiran PDI Perjuangan ingin memastikan bahwa ke depan tidak ada lagi warga yang merasa kesulitan sendirian. Melalui konsolidasi ini, kita hadir untuk memberikan jalan keluar bagi mereka,” pungkasnya.

















































































