Jakarta, Gesuri.id - Dalam rangka memperingati Peristiwa 27 Juli, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu menggelar bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
Kegiatan ini berlangsung di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, dan Pekon Karangsari, Kecamatan Pagelaran, Sabtu (18/7).
Selain menyalurkan santunan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) untuk Kecamatan Pringsewu dan Kecamatan Pagelaran.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Mewakili Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu, kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris DPC, H. Agus Irwanto, S.E. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pringsewu dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Kurniawan, anggota Fraksi PDI Perjuangan Priono, serta jajaran pengurus DPC seperti H. Sutrisno, Sudewi, Siti Mudmainah, Diana Novita, dan Suprihatin. Acara ini juga diikuti oleh pengurus PAC dan kader partai setempat.
Agus Irwanto menyerahkan SK kepengurusan secara langsung kepada Sirwan selaku Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pringsewu dan Mujiono sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pagelaran.
Penyerahan SK ini menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dalam menghadapi agenda perjuangan partai di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh sepuh PDI Perjuangan, yakni Alex dari Pringsewu Timur dan Kasman. Keduanya selama ini dikenal aktif dalam perjalanan sejarah dan pembinaan kader partai di Kabupaten Pringsewu.
H. Agus Irwanto, menegaskan bahwa Peristiwa 27 Juli merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, semangat “Kami Tidak Lupa” harus terus dijaga dan diwujudkan melalui kerja nyata yang berpihak kepada rakyat.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
“Peristiwa 27 Juli mengajarkan kepada kita arti keteguhan dalam memperjuangkan demokrasi dan keberpihakan kepada rakyat. Karena itu, peringatannya tidak hanya menjadi refleksi sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial dan penguatan organisasi. Partai harus selalu hadir membantu masyarakat dan menjadi rumah perjuangan wong cilik,” ujar Agus Irwanto.
Melalui peringatan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus mengamalkan semangat “Kami Tidak Lupa”, memperkuat soliditas organisasi hingga tingkat PAC, serta menjaga nilai-nilai gotong royong, kemanusiaan, dan demokrasi dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.
“Kami Tidak Lupa. Perjuangan belum selesai. PDI Perjuangan akan terus bersama rakyat,” pungkasnya.

















































































