Depok, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Depok resmi mengukuhkan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) pada Rabu (1/7/2026).
Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat kerja kemanusiaan, pelayanan sosial, sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, S.E., M.Si. Ia menegaskan bahwa BAGUNA dibentuk sebagai komitmen partai untuk menghadirkan organisasi yang tidak hanya reaktif saat bencana, tetapi juga aktif membangun kesiapsiagaan berkelanjutan.
Baca:
"BAGUNA hadir sebagai wadah pengabdian yang mengedepankan nilai gotong royong dan kemanusiaan. Kami ingin memastikan kader selalu berada di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan pertolongan," ujar Yuni Kamis (2/7).
Menurut Yuni, kehadiran badan ini menjadi bukti nyata bahwa partai politik tidak hanya menjalankan fungsi demokrasi elektoral, melainkan juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir mendampingi warga dalam situasi darurat.
Fokus pada Mitigasi dan Edukasi
Yuni menjelaskan bahwa ruang gerak BAGUNA tidak akan berfokus pada penanganan pascabencana saja. Organisasi ini mengemban misi besar untuk membangun budaya tanggap bencana melalui edukasi, sosialisasi, dan mitigasi sejak dini.
Untuk menunjang misi tersebut, para kader dan relawan akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan langsung dari DPP PDI Perjuangan. Materi pelatihan yang diberikan meliputi:
- Penanganan tanggap darurat dan manajemen posko
- Mitigasi bencana dan pertolongan pertama (first aid)
- Teknis evakuasi, penyelamatan (rescue), hingga pelayanan
kemanusiaan.
"Pembekalan ini diharapkan melahirkan relawan yang kompeten, disiplin, dan memiliki kesiapsiagaan tinggi. Jadi, saat diterjunkan ke lapangan, responsnya bisa cepat, tepat, dan terkoordinasi," lanjutnya.
Selain urusan kebencanaan, BAGUNA Kota Depok diproyeksikan untuk menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan harian masyarakat. Program tersebut di antaranya penyaluran logistik, penyediaan layanan ambulans, dapur umum, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo
Yuni menggarisbawahi bahwa seluruh pergerakan BAGUNA murni berlandaskan kemanusiaan universal tanpa memandang suku, agama, ras, maupun latar belakang politik.
"BAGUNA bukan hanya organisasi kebencanaan, tetapi gerakan kemanusiaan yang mengedepankan kepedulian dan solidaritas kepada rakyat tanpa membedakan latar belakang apa pun," tegas Yuni.
Ke depan, BAGUNA Kota Depok ditargetkan menjadi garda terdepan dalam mempercepat respons kemanusiaan. Yuni menyebut, kolaborasi sinergis dengan pemerintah, otoritas kebencanaan, serta organisasi kemasyarakatan menjadi kunci utama demi membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan responsif di Kota Depok.

















































































