Beijing, Gesuri.id – Delegasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) memanfaatkan forum Shaping the Shared Future Young Southeast Asia di Beijing, China, untuk mempelajari berbagai praktik pembangunan dan kaderisasi yang diterapkan Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC). Hal tersebut disampaikan perwakilan delegasi Indonesia, Gesuri Mesias Bintang Merah, dalam pidatonya, Rabu (1/7).
Gesuri mengatakan, perjalanan delegasi Indonesia sejak di Shanghai hingga Guizhou memberikan pengalaman berharga mengenai bagaimana CPC membangun visi besar bagi kemajuan negaranya.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

“Kami melihat CPC memiliki visi yang besar untuk memajukan China dan rakyatnya. Kami juga belajar mengenai bagaimana pembangunan ekonomi, perdagangan, hingga pengembangan sumber daya manusia dijalankan secara terencana,” ujar Gesuri.
Ia menjelaskan, salah satu pelajaran penting yang diperoleh adalah sistem sekolah partai dan kaderisasi yang dinilai berjalan secara efektif. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi referensi yang dapat dipelajari dan disesuaikan untuk penguatan kaderisasi di Indonesia.
Selain itu, delegasi Indonesia juga mempelajari penerapan program Big Data yang digunakan pemerintah China dalam memastikan pembangunan menjangkau seluruh wilayah tanpa meninggalkan daerah tertinggal.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

“Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan sistem kaderisasi di Indonesia,” katanya.
Gesuri juga mengungkapkan kekagumannya terhadap pembangunan infrastruktur di China, termasuk Jembatan Huajiang Grand Canyon yang menjadi jembatan tertinggi di dunia.
Menurutnya, pembangunan tersebut menunjukkan bahwa infrastruktur tidak hanya berfungsi memperkuat konektivitas dan perdagangan, tetapi juga mampu menjadi destinasi wisata yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

















































































