Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa, M.P., terus mendorong percepatan swasembada pangan di Sulawesi Barat melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pembangunan infrastruktur pendukung di enam kabupaten. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meringankan beban kerja para petani.
"Penyaluran alsintan dan fasilitas irigasi ini merupakan langkah konkret mendukung target swasembada pangan nasional sesuai program Presiden RI. Program ini dipastikan terus berjalan secara berkelanjutan," tegas Agus Ambo Djiwa, Minggu (1/11/2026).
Agus menjelaskan, bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sarana produksi pertanian, mulai dari alat panen modern, mesin penanam padi, pembuatan sumur dalam, pipanisasi, pembangunan jaringan irigasi, hingga pembuatan jalan tani.
Selain itu, bantuan juga meliputi kendaraan traktor roda empat (TR4) dan traktor roda dua (TR2) untuk mendukung mekanisasi pertanian di wilayah Sulawesi Barat.
Menurut mantan Bupati Pasangkayu dua periode tersebut, penyediaan sarana dan prasarana pertanian menjadi langkah penting untuk mendongkrak produktivitas lahan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani. Terlebih, sektor pertanian saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk cuaca ekstrem dan keterbatasan pasokan air.
Ia menilai penguatan infrastruktur pertanian harus berjalan beriringan dengan modernisasi alat pertanian. Ketersediaan alsintan dan jaringan irigasi yang memadai diharapkan dapat membantu petani mengelola lahan secara lebih efektif, meningkatkan hasil produksi, serta memperlancar distribusi hasil panen.
Penguatan tersebut juga sejalan dengan strategi Kementerian Pertanian yang mengedepankan mekanisasi pertanian dan rehabilitasi jaringan irigasi guna meningkatkan produktivitas sektor pangan nasional.
Di sisi lain, Agus mengingatkan pemerintah kabupaten dan kelompok tani penerima bantuan agar menjaga serta merawat seluruh fasilitas yang telah disalurkan. Menurutnya, pemeliharaan aset pertanian menjadi tanggung jawab bersama agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, bantuan pemerintah tidak boleh hanya dimanfaatkan dalam jangka pendek, tetapi harus menjadi modal penguatan kapasitas produksi pertanian masyarakat di daerah.
Agus juga berkomitmen terus mengawal pengalokasian anggaran pemerintah pusat agar program bantuan sektor pertanian dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan dan tepat sasaran.

















































































