Ikuti Kami

Edi Purwanto Perjuangkan Rp49 Miliar dari APBN Untuk Perbaikan Jalan Rusak di Sarolangun

"Kita bangun melalui APBN lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD), dengan anggaran kurang lebih Rp49 miliar."

Edi Purwanto Perjuangkan Rp49 Miliar dari APBN Untuk Perbaikan Jalan Rusak di Sarolangun
Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, berkomitmen memperjuangkan perbaikan ruas Jalan Simpang Tiga Pulau Pandan–Panca Karya di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, berkomitmen memperjuangkan perbaikan ruas Jalan Simpang Tiga Pulau Pandan–Panca Karya di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pembangunan jalan tersebut direncanakan menggunakan skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dengan alokasi anggaran sekitar Rp49 miliar.

“Insya Allah ruas jalan Simpang Tiga Pulau Pandan-Panca Karya ini akan kita bangun melalui APBN lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD), dengan anggaran kurang lebih Rp49 miliar,” kata Edi dikutip Sabtu (31/10/2026).

Komitmen tersebut disampaikan setelah Edi meninjau langsung kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah. Dalam peninjauan beberapa waktu lalu, ia melihat badan jalan dipenuhi lumpur sehingga menyulitkan kendaraan untuk melintas. Bahkan, mobil jenis double cabin pun harus berjuang melewati jalur tersebut.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada badan jalan. Gorong-gorong atau box culvert yang ambruk dan miring turut memperburuk kondisi akses transportasi masyarakat. Situasi ini menjadi persoalan serius, terutama bagi warga yang mengandalkan jalan tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Jalan yang rusak juga berpotensi menghambat pergerakan ekonomi masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan. Terlebih saat hujan turun, kondisi jalan berlumpur membuat perjalanan semakin sulit dan berisiko mengganggu mobilitas warga.

Edi menegaskan, pembangunan infrastruktur yang memadai merupakan bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan di Provinsi Jambi. Menurutnya, perhatian terhadap infrastruktur tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga harus menjangkau masyarakat di pelosok desa.

Melalui rencana pembangunan dengan skema IJD tersebut, Edi berharap persoalan akses jalan yang selama ini dihadapi warga Kecamatan Limun dapat segera teratasi. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia juga memohon doa dan dukungan masyarakat Jambi agar upaya memperjuangkan pembangunan jalan tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Rencana alokasi anggaran sekitar Rp49 miliar itu pun menjadi harapan bagi masyarakat Kecamatan Limun untuk mendapatkan akses jalan yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas sehari-hari. Realisasi pembangunan akan menjadi langkah penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta memperkuat pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok Sarolangun.

Quote