Ikuti Kami

Banteng Kota Padang Aktifkan Kembali Dapur Umum 

Sejumlah kawasan yang direndam banjir pada kejadian 28 November 2025 dinihari lalu, sore ini kembali terendam banjir.

Banteng Kota Padang Aktifkan Kembali Dapur Umum 

Jakarta, Gesuri.id - PDI Perjuangan aktifkan kembali dapur umum, setelah sebelumnya melayani penyintas banjir bandang di Kota Padang pada tanggal 28 November hingga 1 Desember 2025.

“Kita kembali aktifkan dapur umum seiring banyaknya rumah warga yang kembali direndam luapan air sungai akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Padang pada Selasa hari ini,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Kota Padang, Albert Hendra Lukman di Padang, Rabu pagi.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Diketahui, pada jelang Selasa sore, hujan lebat melanda Kota Padang. Sejumlah kawasan yang direndam banjir pada kejadian 28 November 2025 dinihari lalu, sore ini kembali terendam banjir.

Seperti, Tabiang Banda Gadang di kecamatan Nanggalo serta Batu Busuak di Kecamatan Pauh. Warga yang sebelumnya telah menempati rumahnya kembali, kini terpaksa harus mengungsi kembali seperti di Komplek Kubu Tama di Kelurahan Tabiang Banda Gadang (TBG).

“Seluruh kader PDI Perjuangan yang berdomisili di Padang, mari kita bersama-sama, bergotong-royong membantu penyintas bencana banjir. Mari kita berpartisipasi dalam penyediaan dapur umum ini,” ajak Albert yang juga anggota DPRD Sumbar.

“Luka warga kita itu belum sembuh, tapi sekarang sudah berdarah kembali karena rumah yang kembali terendam banjir,” tambah Albert.

Disebutkan Albert, dapur umum PDI Perjuangan Kota Padang ini juga telah dilengkapi sejumlah peralatan dan perlengkapan, bantuan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri.

Baca: Ganjar Sebut Kehadiran Megawati Bertemu Presiden Prabowo

“Ibu ketua umum, telah mengirimi kami tungku, kuali, panci/dandang serta sejumlah peralatan memasak lainnya,” ungkap Albert.

Dengan bantuan peralatan memasak itu, ungkap Albert, diharapkan produksi makanan yang akan disediakan bisa jadi lebih banyak.

“Pada program sosial berbagi nasi bungkus selama 4 hari kemarin, bisa diproduksi 1.000 bungkus nasi. Dengan tambahan peralatan ini, diharapkan bisa bertambah hingga 2 kali lipat,” ungkap Albert.

Quote