Jakarta, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pegunungan Bintang resmi meluncurkan Gerakan Banteng Mengajar di Kampung Wanbakon, Distrik Serambakon, Jumat (15/5).
Deklarasi ini menjadi langkah nyata partai dalam menggenjot budaya literasi di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.
Sebagai komitmen awal, DPC PDI Perjuangan menyerahkan ratusan buku kepada Taman Baca Masyarakat (TBM) Cahaya Ilmu Ap Tabim. Bantuan ini diharapkan mampu memperluas akses belajar bagi anak-anak dan masyarakat kampung yang selama ini minim fasilitas literasi.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Ketua DPC PDI Perjuangan Pegunungan Bintang, Yohanis Yamkin, menegaskan bahwa Gerakan Banteng Mengajar lahir dari urgensi untuk menghadirkan pendidikan berkualitas di tingkat akar rumput.
"Pendidikan tidak boleh hanya terpusat di kota. Anak-anak di kampung juga memiliki hak yang sama untuk membaca, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, kami memulai gerakan ini langsung dari kampung-kampung," ujar Yohanis dalam sambutannya.

Yohanis menambahkan, program ini tidak berhenti pada bagi-bagi buku. Gerakan Banteng Mengajar mengusung tiga pilar fokus utama, yaitu:
- Pemberantasan buta aksara.
- Penguatan ekonomi kerakyatan.
- Pembangunan pola hidup sehat serta pendidikan politik rakyat.
Ratusan buku yang dihibahkan ke TBM Cahaya Ilmu Ap Tabim mencakup buku pelajaran, cerita anak, pengetahuan umum, hingga buku motivasi guna memantik minat baca anak-anak di Distrik Serambakon.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Kehadiran ruang baca alternatif seperti TBM sangat krusial di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan di pedalaman. Pengelola TBM Cahaya Ilmu Ap Tabim, Benyamin Simindirki, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian parpol berlambang banteng moncong putih tersebut.
"Kami berharap bantuan seperti ini dapat terus berlanjut. Anak-anak di sini memiliki semangat belajar yang tinggi, tetapi akses terhadap buku berkualitas masih sangat terbatas," ungkap Benyamin.
Selain penyerahan buku secara simbolis, peluncuran gerakan ini juga diisi dengan kegiatan edukasi literasi dasar dan diskusi interaktif bersama warga. Kader partai juga mengajak para orang tua untuk mulai membangun budaya membaca sejak dini di lingkungan keluarga.
Deklarasi di Serambakon ini menjadi pemantik awal. PDI Perjuangan menargetkan Gerakan Banteng Mengajar dapat segera diadopsi dan direplikasi ke berbagai distrik lain di seluruh Kabupaten Pegunungan Bintang.

















































































