Ikuti Kami

Yudha Puja Turnawan Salurkan Sembako dan Uang Tunai Untuk Korban Rumah Roboh di Leles

Musibah tersebut menyebabkan lima anggota keluarga terdampak dan kehilangan tempat tinggal.

Yudha Puja Turnawan Salurkan Sembako dan Uang Tunai Untuk Korban Rumah Roboh di Leles
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menyalurkan bantuan sembako dan santunan uang tunai kepada keluarga Diki Nur Candra dan istrinya, Widia Natalia, yang rumahnya roboh akibat cuaca buruk di Kampung Galumpit Kaler RT 03 RW 03, Desa Cipancar, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. 

Kab. Garut, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menyalurkan bantuan sembako dan santunan uang tunai kepada keluarga Diki Nur Candra dan istrinya, Widia Natalia, yang rumahnya roboh akibat cuaca buruk di Kampung Galumpit Kaler RT 03 RW 03, Desa Cipancar, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. 

Musibah tersebut menyebabkan lima anggota keluarga terdampak dan kehilangan tempat tinggal.

Bantuan disalurkan pada Senin (2/11/2026) melalui kader PDI Perjuangan, Basri. Yudha belum dapat hadir secara langsung ke lokasi karena kondisi kesehatannya yang sedang tidak memungkinkan.

Dalam kesempatan tersebut, Basri menyampaikan permohonan maaf dari Yudha Puja Turnawan kepada keluarga korban karena belum bisa datang secara langsung.

"Pak Yudha menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa hadir langsung akibat kondisi kesehatan. Namun, hal itu tidak mengurangi tujuan kedatangan kami untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus membantu meringankan beban keluarga Bapak Diki dan Ibu Widia yang sedang menghadapi musibah," ujar Basri.

Selain bantuan dari Yudha, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut juga turut menyalurkan bantuan berupa beras dan lauk-pauk untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga terdampak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah milik Diki Nur Candra dan Widia Natalia roboh pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi ketika penghuni rumah sedang terlelap, saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut.

Kondisi bangunan yang telah mengalami pelapukan, terutama pada bagian atap, diduga turut menjadi penyebab robohnya rumah tersebut. Akibat kejadian itu, bangunan mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat lagi ditempati.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu keluarga yang terdiri atas lima jiwa harus menghadapi kondisi sulit setelah kehilangan tempat tinggal.

Pasca kejadian, penanganan dan pembersihan puing-puing bangunan dilakukan secara gotong royong. Sejumlah pihak terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA), perangkat desa, pengurus RT/RW, hingga masyarakat sekitar.

Berdasarkan pendataan awal, kerugian materiil akibat robohnya rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta. Meski demikian, nilai kerugian masih memerlukan pendataan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Penyaluran bantuan dari Yudha Puja Turnawan menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah. Bantuan sembako dan santunan uang tunai tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga Diki dan Widia selama menghadapi masa sulit pascakejadian.

Dukungan dari berbagai pihak, baik melalui bantuan kebutuhan pokok maupun gotong royong, dinilai penting untuk meringankan beban keluarga terdampak. Kehadiran pemerintah, relawan, dan masyarakat juga diharapkan dapat membantu proses pemulihan serta memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.

Quote