Bandung, Gesuri.id - Mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan mengapresiasi dan mendukung pembentukan “Relawan Bersatu Melawan COVID-19”. Anton sendiri selama ini konsisten melakukan kegiatan atau gerakan melawan pandemi Covid 19, khususnya di wilayah Jawa Barat.
“Ya, tentunya saya sangat menapresiasi dan mendukung pembentukan 'Relawan Bersatu Melawan COVID-19' sebagai gerakan kemanusiaan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Apalagi saat ini semakin banyak korban meninggal akibat pandemik Covid 19, sementara rumah sakit penuh sesak oleh pasien Covid-19. Dalam hal ini, tugas kita selaku relawan adalah bersinergi dengan pemerintah dan semua komponen bangsa untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia,” jelas Anton Charliyan.
Baca: Anton: Politisasi Penutupan Masjid, Sudutkan Pemerintah!

Karena walau bagaimana pun, lanjut mantan Kadiv Humas Polri ini, bahwa upaya untuk mengatasi pandemi Covid-19 tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pemerintah tetapi harus melibatkan peran masyarakat secara luas. Dia menegaskan, harus ada kebersamaan dari seluruh masyarakat, terutama para pegiat sosial.
“Saya optimis, kalau 'Relawan Bersatu Melawan COVID-19' bisa menjembatani kepentingan rakyat dengan pemerintah melalui komunikasi yang efektif serta bersinergi dengan Satgas Covid-19 agar tidak terjadi kegiatan tumpah tindih di lapangan. Sebab, gerakan 'Relawan Bersatu Melawan COVID-19' dipimpin Pak Kris Budihardjo, pegiat sosial yang juga Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH), dimana pengalaman kepemimpinan dan manajerial serta kegiatan sosial kemanusiaan beliau sudah teruji, terlebih Ketua Umum RKIH itu dikenal mempunyai jaringan luas,” papar Anton.
Dengan adanya kebersamaan para relawan bersama pemerintah serta seluruh masyarakat, imbuh Anton, maka Indonesia bisa melawan pandemi Covid 19.
“Karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat maupun para relawan untuk bersatu membantu pemerintah yang sudah berusaha melakukan hal terbaik dalam mengatasi masalah pandemi Covid-19,” pungkasnya.
Sebagai bentuk realisasi dari semua ini, Anton yang ditunjuk sebagai Dewan Pengarah Nasional sekaligus Dewan Pengarah Khusus Jawa Barat langsung turun gunung membentuk dan mengerahkan para Relawan dari berbagai elemen mulai dari Relawan Projo, Pospera, J2P (Jokowi 2 Periode), Keraton Kasepuhan Cirebon, Forum Ormas Jabar, Warisan Budaya Forum Budaya Sunda Sadunya, Lintas Budaya Nusantara, GNPK RI, WN Cyber 88, Warisan B. Mitra Polri, KBP 3 Polri, Ormas BBC, Lintas Pena, Pekat IB, Laskar Siliwangi dan sebagainya.

Baca: Eri Bersyukur Ada Arek Milenial Relawan Surabaya Memanggil
Mereka membuat sekretariat di 27 Kabupaten/ Kota sebagai Posko Siaga yang siap bergerak dalam waktu 1X24 jam.
"Dan Alhamdulillah posko-posko tersebut sudah siap semua berikut Alamat dan Contact Personnya, dan sudah di registrasi serta dilaporkan ke panitia aksi Covid nasional yang mudah-mudahan bisa membantu bangsa dan negara semaksimal mungkin, khususnya mampu meringankan beban masyarakat Jawa Barat dalam rangka menghadapi pandemi Covid yang makin meresahkan semua pihak," pungkas Anton.

















































































