Liwa, Gesuri.id — Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat kabupaten di SMP Negeri 1 Sumber Jaya, Senin (13/7).
Dalam momentum tersebut, Parosil memastikan program bantuan seragam gratis bagi seluruh siswa baru tingkat SD dan SMP segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Kepastian tersebut disampaikan di hadapan ratusan siswa saat pembukaan MPLS yang dikemas dalam upacara bendera mingguan. Parosil mengimbau para siswa baru agar tidak memaksakan diri membeli seragam baru dan menyarankan untuk tetap menggunakan seragam sekolah dari jenjang sebelumnya untuk sementara waktu.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
"Saya minta anak-anakku sementara tetap menggunakan seragam merah putih (bagi siswa SMP). Jangan sampai orang tua terbebani untuk membeli seragam baru. Insyaallah dalam waktu dekat pemerintah daerah akan segera membagikan seragam sekolah secara gratis," ujar Parosil.
Program seragam gratis ini merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat di bidang pendidikan. Setiap siswa baru tingkat SD dan SMP di wilayah tersebut nantinya akan menerima bantuan tiga setel seragam sekolah lengkap beserta perlengkapan alat tulis.
Parosil menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemkab dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya pada awal tahun ajaran baru.
MPLS Wajib Bebas Perpeloncoan
Selain membagikan kabar baik terkait seragam gratis, Bupati Lampung Barat juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
Dalam amanatnya, Parosil menekankan bahwa MPLS adalah kegiatan wajib pada awal tahun ajaran baru untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Ia menginstruksikan agar kegiatan ini bebas dari praktik perpeloncoan maupun kekerasan fisik dan verbal.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
"MPLS bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, mulai dari aspek keamanan, fasilitas umum, hingga sarana prasarana. Melalui kegiatan ini pula, ditumbuhkan motivasi, semangat belajar, dan cara belajar yang efektif bagi peserta didik baru," jelas Parosil.
Ia berharap MPLS tidak hanya sekadar menjadi ajang pengenalan fasilitas, melainkan juga fondasi pembentukan karakter peserta didik yang mengedepankan kejujuran, kemandirian, kedisiplinan, serta semangat gotong royong.
"Anak-anakku, tujuan utama MPLS adalah memahami tata tertib sekolah. Karena itu, kedepankan disiplin dan tanggung jawab. Itulah modal utama untuk meraih kesuksesan dalam belajar," pungkasnya.

















































































