Jakarta, Gesuri.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, resmi menutup gelaran Jakarta Fair 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/7).
Penutupan ajang pameran terbesar ini berlangsung meriah dengan pesta kembang api yang disaksikan langsung oleh ribuan pengunjung.
Acara penutupan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta periode 2014–2017 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serta Direktur Utama JIExpo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026, Siti Hartati Murdaya.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Dalam sambutannya, Rano Karno mengungkapkan bahwa Jakarta Fair 2026 berhasil mencatatkan rekor dengan menyedot hampir 8,2 juta pengunjung. Angka tersebut melonjak sekitar 12 persen dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Selaras dengan itu, nilai transaksi selama gelaran berlangsung juga sukses menembus angka Rp8,2 triliun.
"Jakarta Fair tahun ini menghasilkan jumlah pengunjung yang melebihi tahun lalu. Ada peningkatan sekitar 12 persen, hampir 8,2 juta orang berkunjung. Begitu juga nilai transaksinya menghasilkan di atas Rp8 triliun," ujar Rano. Menurutnya, capaian ini menjadi indikator kuat bahwa perekonomian Jakarta tetap kokoh di tengah dinamika kondisi global.
Menatap ke depan, Rano berharap penyelenggaraan tahun depan dapat dikemas jauh lebih besar dan meriah. Sebab, Jakarta Fair 2027 akan bertepatan dengan momentum bersejarah peringatan 500 tahun atau lima abad Kota Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun akan menyiapkan pembahasan khusus guna menyambut gelaran tersebut, yang nantinya juga akan didukung oleh fasilitas gedung baru di kawasan JIExpo.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Di sisi lain, Siti Hartati Murdaya menegaskan bahwa Jakarta Fair 2026 telah menjalankan fungsinya dengan baik sebagai wadah multiproduk, pusat hiburan, serta ruang pertemuan bisnis. Ajang ini terbukti efektif dalam mendorong arus perdagangan dan investasi, mulai dari skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga industri internasional.
Hartati memaparkan, perhelatan tahun ini diikuti oleh sekitar 2.800 peserta yang tersebar di 1.800 stan pameran. Selain menggerakkan roda ekonomi, Jakarta Fair 2026 juga berkontribusi besar dalam menyerap puluhan ribu tenaga kerja sejak masa persiapan hingga hari penutupan.
"Terima kasih atas dukungan semua pihak, sampai jumpa lagi pada Jakarta Fair 2027. Menuju lima abad Kota Jakarta," pungkas Hartati.

















































































