Jakarta, Gesuri.id ,- Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat untuk segera melantik kepala sekolah definitif di 116 SMA, SMK, dan SLB negeri.
Kekosongan jabatan kepemimpinan yang saat ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dinilai berpotensi mengganggu tata kelola sekolah.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Budhi Condrowati, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut.
Menurutnya, penetapan pejabat definitif sangat krusial agar pengambilan keputusan strategic di lingkungan sekolah dapat berjalan optimal.
"Kami meminta Dinas Pendidikan Provinsi Lampung segera mengambil tindakan konkret. Segera definitifkan kepala sekolah," tegas Condrowati, Jumat (31/7/2026).
Politisi ini meyakini Provinsi Lampung memiliki stok tenaga pendidik berkualitas yang melimpah. Oleh karena itu, Disdikbud hanya perlu menjalankan mekanisme penyaringan yang objektif dan transparan.
"Guru-guru yang layak menjadi kepala sekolah itu banyak sekali. Tinggal bagaimana Dinas Pendidikan melakukan proses penyaringan secara tepat," ujarnya.
Secara khusus, Condrowati menyoroti tiga kriteria utama yang wajib dijadikan acuan dalam menetapkan kepala sekolah definitif:
1. Kapasitas SDM: Memiliki kompetensi kepemimpinan dan manajerial yang mumpuni.
2. Integritas dan Sikap: Memiliki rekam jejak budi pekerti yang baik.
"Kita tidak ingin ada kepala sekolah yang arogan," tutur Condrowati.
3. Pemerataan Domisili:
Mempertimbangkan jarak tempat tinggal dengan lokasi bertugas agar kinerja harian lebih efektif.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa banyaknya posisi Plt terjadi akibat rotasi jabatan berkala serta purnatugas (pensiun) sejumlah kepala sekolah.
Thomas memastikan bahwa pengisian jabatan kini telah memasuki tahap verifikasi akhir setelah melalui penyeleksian terbuka, mulai dari uji kompetensi hingga wawancara.
"Prosesnya sedang dalam tahap finalisasi oleh tim verifikasi data. Insyaallah dalam waktu dekat kepala sekolah definitif akan segera dilantik," pungkas Thomas.

















































































