Jakarta, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Belu, Daniel Bernadus Bele Bau atau akrab disapa Deny Bele, menggelar reses bersama ratusan warga di Aula Kantor Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan RI-RDTL, Jumat (7/8/2026). Dalam reses masa sidang ketiga tahun 2026 tersebut, Deny menjaring berbagai aspirasi warga di daerah pemilihan (Dapil) II.
"Usulan ini butuh terobosan extra sebab kondisi keuangan daerah lagi tak baik baik saja akibat pemberlakuan efisiensi anggaran terutama program fisik," ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Belu itu.
Reses tersebut turut dihadiri Kepala Desa Kabuna Adrianus Yoseph Laka, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, salah satunya kerusakan infrastruktur jalan dari cabang Telkom menuju Gereja Haliwen.
Kondisi jalan tersebut dinilai mengancam keselamatan pengendara. Selain menjadi akses menuju Gereja Haliwen, jalur itu juga menghubungkan sejumlah fasilitas umum seperti SPMN 3 Haliwen, SDN Wesasuit, tower pemancar Telkomsel dan beberapa provider, Lapangan Bintang Timur Atambua, serta sejumlah dusun, di antaranya Wesasuit, Salala, Fatukorat, dan Wehor.
Menanggapi keluhan tersebut, Deny Bele mengatakan persoalan infrastruktur jalan menjadi perhatian serius dan akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Belu.
Menurutnya, keterbatasan kemampuan keuangan daerah akibat efisiensi anggaran membuat penyelesaian sejumlah program fisik membutuhkan terobosan.
Deny kemudian mengusulkan sejumlah alternatif untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya menunggu pemerintah merealisasikan perbaikan jalan, atau melakukan perbaikan secara swadaya dengan mengedepankan semangat gotong royong masyarakat.
"Selain jalan adapula beberapa usulan warga lainnya akan disampaikan dalam pandangan fraksinya pada masa sidang DPRD mendatang," ungkap dia.
Warga menyatakan sepakat jika pemerintah belum dapat merespons perbaikan jalan dalam waktu dekat, maka langkah swadaya dapat menjadi alternatif. Masyarakat siap bekerja bersama dengan kemampuan dan fasilitas yang tersedia agar akses menuju tempat ibadah dan sekolah dapat kembali nyaman digunakan.
Kepala Desa Kabuna Adrianus Laka menjelaskan, kondisi jalan menuju Gereja Haliwen dan sejumlah fasilitas vital lainnya sebelumnya telah diusulkan oleh Pemerintah Desa.
Menurut Adrianus, reses anggota DPRD Belu menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sekaligus mendapatkan penjelasan dan mencari solusi terbaik bersama.
Adrianus juga menyatakan kesiapannya untuk menggerakkan masyarakat melakukan pekerjaan secara swadaya apabila usulan perbaikan jalan kepada pemerintah di tingkat yang lebih tinggi belum membuahkan hasil.
Selain persoalan infrastruktur, Adrianus turut menyoroti sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat. Menurutnya, pengembangan UMKM menjadi faktor penting yang perlu terus didorong untuk membantu pemenuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

















































































