Ikuti Kami

DPR RI Dorong Percepatan Transformasi Digital Bagi Para Pelaku UMKM

Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika pasar.

DPR RI Dorong Percepatan Transformasi Digital Bagi Para Pelaku UMKM
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto.

Jakarta, Gesuri.id - Komisi I DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan dan daya saing ekonomi nasional di era digital.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, dalam kegiatan Forum Diskusi Publik bertajuk “Digitalisasi UMKM” yang diselenggarakan bekerja sama dengan KOMDIGI (Komunikasi Digital) di Jakarta Selatan, Senin (3/11).

Forum tersebut menghadirkan para narasumber berkompeten di bidang komunikasi dan pendidikan digital, yakni Dr. Rulli Nasrullah, M.Si (Pakar Komunikasi dan Budaya Digital) dan Agus Tri Setyo Nugroho, S.Pd (Praktisi Pendidikan Digital), serta diikuti oleh ratusan peserta secara hybrid melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube Ditjen KPM.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Utut Adianto menekankan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika pasar global.

“Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang perubahan pola pikir, budaya kerja, dan cara berinteraksi dalam berbisnis. UMKM harus menjadi motor utama dalam revolusi digital Indonesia,” tegas Utut Adianto.

Ia menambahkan, Komisi I DPR RI berkomitmen mendukung kebijakan dan regulasi yang memperkuat ekosistem digital nasional, termasuk penyediaan infrastruktur internet merata hingga ke daerah, serta peningkatan literasi digital masyarakat dan pelaku usaha.

“Kami di DPR akan terus mendorong agar pemerataan akses digital menjadi prioritas nasional. Sebab tanpa infrastruktur dan literasi yang kuat, transformasi digital hanya akan dinikmati segelintir pelaku usaha di kota besar,” ujarnya.

Sementara itu, Agus Tri Setyo Nugroho, salah satu narasumber dalam forum tersebut, menjelaskan bahwa digitalisasi UMKM mencakup seluruh proses bisnis berbasis teknologi, mulai dari produksi hingga layanan pelanggan. Ia mengutip hasil kajian OCEAN by BCA (2025) yang menunjukkan bahwa penerapan sistem digital dapat meningkatkan efisiensi operasional UMKM hingga 40 persen serta memperluas jangkauan pasar tanpa batas wilayah.

“Digitalisasi bukan sekadar berjualan online, tapi menciptakan sistem usaha yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan,” jelas Agus.

Pemerintah bersama DPR RI terus bersinergi dalam menjalankan program transformasi digital nasional melalui kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM RI, Bank Indonesia, serta platform digital nasional. Targetnya, 30 juta pelaku UMKM telah terhubung ke ekosistem digital pada akhir tahun 2025.

Baca: Ganjar Ingatkan Pemerintah Program Prioritas dengan Skala Masif 

Utut Adianto menegaskan bahwa Komisi I DPR RI melihat digitalisasi UMKM sebagai pilar penting kemandirian ekonomi bangsa. Melalui forum-forum publik seperti ini, DPR RI ingin memastikan kebijakan digital tidak hanya berhenti pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, budaya digital, dan perlindungan data masyarakat.

“Kami tidak ingin pelaku UMKM hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga mampu menjadi pencipta inovasi digital yang memberi nilai tambah bagi ekonomi nasional,” tutup Utut Adianto.

Forum ini dipandu oleh Gadis Basalamah sebagai moderator dan Sivi Maynika sebagai MC. Diskusi publik tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor agar UMKM Indonesia siap bersaing di era ekonomi digital global

Quote