Ikuti Kami

Edi Purwanto: Dua Kolam Retensi Tambahan di Kota Jambi Penting Atasi Persoalan Banjir

"Jika nanti syaratnya sudah tuntas, akan kita perjuangkan (pembangunan kolam retensi baru)."

Edi Purwanto: Dua Kolam Retensi Tambahan di Kota Jambi Penting Atasi Persoalan Banjir
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, usai meninjau pembangunan Kolam Retensi Telago Kajang Lako di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, menilai pembangunan dua kolam retensi tambahan di Kota Jambi menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini kerap melanda sejumlah wilayah. Karena itu, ia menyatakan siap memperjuangkan pembangunan kolam retensi lanjutan setelah seluruh persyaratan pendukung dipenuhi oleh pemerintah daerah.

"Jika nanti syaratnya sudah tuntas, akan kita perjuangkan (pembangunan kolam retensi baru)," kata Edi, usai meninjau pembangunan Kolam Retensi Telago Kajang Lako di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, dikutip Rabu (5/8/2026).

Edi meminta Pemerintah Kota Jambi segera melengkapi seluruh dokumen yang menjadi syarat pengajuan pembangunan ke pemerintah pusat. Persyaratan tersebut meliputi Readiness Criteria, Detail Engineering Design (DED), hingga studi kelayakan atau feasibility study agar usulan dapat segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, apabila seluruh persyaratan tersebut telah dipenuhi, dirinya akan terus mengawal usulan pembangunan dua kolam retensi baru sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di Kota Jambi.

"Tujuannya kolam retensi untuk pengendalian banjir Kota Jambi, mudah-mudahan lima tahun ke depan Kota Jambi bebas dari banjir, selain pengendalian banjir kolam retensi ini di proyeksi menjadi lokasi wisata," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana berharap Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera VI bersama Komisi V DPR RI dapat mendorong realisasi pembangunan dua kolam retensi baru tersebut.

Rencana pembangunan itu mencakup kolam retensi di kawasan Perumahan Kembar Lestari, Kecamatan Alam Barajo, dengan lahan seluas dua hektare yang telah disiapkan pemerintah kota. Lokasi lainnya berada di Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, dengan cadangan lahan seluas 6.800 meter persegi.

"Kita minta lahan di dua lokasi itu didalami, sehingga debit air di wilayah padat penduduk kawasan itu bisa teratasi dari musibah banjir," tambahnya.

Maulana juga menjelaskan bahwa pembangunan Kolam Retensi Telago Kajang Lako seluas 8,9 hektare yang didanai melalui APBD Kota Jambi, APBD Provinsi Jambi, dan APBN ditargetkan rampung pada pekan ketiga September 2026. Kolam retensi dengan kedalaman empat meter tersebut diproyeksikan mampu mengatasi sekitar 62 persen persoalan banjir di Kota Jambi.

"Nanti dengan ini berdiri, sampai ke sistem Pompa Asam yang dari atas wilayah Kenali tidak banjir lagi, tujuan kita 62 persen wilayah Jambi tercapai bebas banjir. Mudah-mudahan 20 September tahun ini tuntas. Nanti kolam ini akan dilengkapi lintasan lari, lampu hias dan penghijauan," pungkasnya.

Quote